TPA Cipeucang Kolaps, Mulai Agustus Sampah Tangsel Dibuang ke Pandeglang

- Pewarta

Jumat, 20 Juni 2025 - 08:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harian Banten – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengambil langkah drastis untuk mengatasi darurat sampah yang makin parah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Kecamatan Serpong. Mulai Agustus 2025, sampah dari Tangsel akan mulai dibuang ke TPA Bangkonol, Kecamatan Kroncong, Kabupaten Pandeglang.

Keputusan ini diambil lantaran kondisi TPA Cipeucang yang sudah kolaps sejak Desember 2024. Gunungan sampah tak lagi hanya memenuhi lahan TPA, tapi juga telah meluber ke badan jalan di depan Kantor UPTD Cipeucang. Akibatnya, aktivitas petugas pun ikut terdampak—bahkan mereka terpaksa mengungsi ke kantor bekas Dinas Perhubungan Tangsel yang tak jauh dari lokasi.

Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, mengungkapkan bahwa Pemkot Tangsel telah menerima pengajuan resmi dari Pemerintah Kabupaten Pandeglang terkait besaran tipping fee serta kompensasi dampak lingkungan atas penggunaan TPA Bangkonol.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat ini kami sedang dalam proses negosiasi. Insya Allah dalam waktu dekat finalisasinya akan dibahas untuk dituangkan dalam kontrak kerja sama,” kata Pilar usai menghadiri rapat di Gedung DPRD Kota Tangsel, Kamis (19/6/2025).

Langkah kerja sama ini dinilai sebagai upaya darurat agar beban di Cipeucang tidak makin memburuk. Pilar menjelaskan bahwa pihaknya menargetkan operasional pengiriman sampah ke Pandeglang sudah bisa dimulai pada Agustus 2025.

Namun, sebelum proses itu berjalan, DPRD Kota Tangsel akan membentuk Panitia Khusus (Pansus) guna membahas legalitas dan mekanisme kerja sama tersebut.

“Kami berharap setelah Pansus terbentuk, operasional pembuangan sampah ke Bangkonol bisa segera dimulai. Ini langkah sementara, tapi sangat penting untuk mencegah krisis yang lebih besar,” ujar Pilar.

Kondisi TPA Cipeucang telah lama menjadi sorotan, baik dari warga sekitar maupun pemerhati lingkungan. Dengan produksi sampah Tangsel yang mencapai lebih dari 700 ton per hari, Cipeucang sudah tak lagi sanggup menampung. Sementara upaya untuk memperluas atau membangun TPA baru masih menghadapi berbagai kendala teknis dan birokratis.

Pemindahan pembuangan ke TPA Bangkonol diharapkan memberi ruang bagi Pemkot Tangsel untuk menyusun ulang strategi pengelolaan sampah jangka panjang—mulai dari pengurangan di sumber, pengolahan terpadu, hingga pembangunan fasilitas waste to energy (WTE).

Berita Terkait

PMII Ciputat Desak Pemkot Tangsel Terbuka soal Perpanjangan Jabatan Sekda
Parah! Pengunjung Jaletreng Riverpark Terpaksa Hirup Asap Sampah Saat Olahraga
Miris! Atlet Silat Tangsel Latihan Sambil Hirup Asap Sampah, Banyak yang Sesak Napas
MUI Tangsel Beberkan Kriteria Hewan Layak Kurban Idul Adha
Mobil Hasil Begal di Cisauk Dijual Rp25 Juta Untuk Judol dan Main Perempuan
Andra Soni Dukung Percepatan Pembentukan Kabupaten Cilangkahan
Wanita di Cisauk Ditodong Celurit,Mobil Dan HP Raib Dibawa Begal
Berawal Jual Sembako, Koperasi Merah Putih Terbesar Omzet se-Tangsel Ini Punya 170 Anggota

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:32 WIB

PMII Ciputat Desak Pemkot Tangsel Terbuka soal Perpanjangan Jabatan Sekda

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:14 WIB

Parah! Pengunjung Jaletreng Riverpark Terpaksa Hirup Asap Sampah Saat Olahraga

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:01 WIB

Miris! Atlet Silat Tangsel Latihan Sambil Hirup Asap Sampah, Banyak yang Sesak Napas

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:01 WIB

MUI Tangsel Beberkan Kriteria Hewan Layak Kurban Idul Adha

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:40 WIB

Mobil Hasil Begal di Cisauk Dijual Rp25 Juta Untuk Judol dan Main Perempuan

Berita Terbaru