Andra Soni Minta SMAN 15 Kota Tangerang Direhab atau Direlokasi

- Pewarta

Jumat, 3 Oktober 2025 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harian Banten -Sekolah langganan banjir di Kota Tangerang akhirnya mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Gubernur Banten Andra Soni menegaskan, SMAN 15 Kota Tangerang harus segera ditangani, baik melalui rehabilitasi maupun relokasi.

“Kalau memungkinkan, sekolah akan direhabilitasi. Namun, jika secara teknis tidak memungkinkan, ada opsi relokasi tetap di Kecamatan Periuk, tidak jauh dari lokasi sekarang,” tegas Andra Soni dalam keterangannya di Kota Serang, Jumat (3/10/2025).

Sehari sebelumnya, Andra meninjau langsung kondisi SMAN 15 Tangerang yang berada di kawasan padat penduduk dekat Danau Situ Bulakan, Periuk. Ia menilai banjir yang kerap melanda sekolah tersebut bukan hanya mengganggu proses belajar mengajar, tapi juga berisiko pada keselamatan bangunan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Salah satunya risiko kegagalan konstruksi. Karena itu perlu tindakan nyata agar tidak berdampak pada siswa maupun gedung sekolah,” ujarnya.

Andra memastikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan segera berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menindaklanjuti opsi penanganan. Ia juga mengapresiasi keterlibatan pemerintah kota dalam mendampingi penyelesaian masalah tersebut.

Kepala SMAN 15 Kota Tangerang, Niniek Nurcahya, mengakui banjir sudah lama menjadi kendala besar bagi sekolah. “Kalau banjir memang dari dulu. Lima tahun lalu sempat sampai meliburkan siswa,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, meski genangan air sering hanya terjadi di halaman sekolah, kendala utama justru di perjalanan menuju sekolah. “Anak-anak sering terhambat banjir saat berangkat. Bahkan, ketinggian air pernah mencapai 40 sentimeter,” katanya.

Namun, pihak sekolah tetap memberi kelonggaran kepada para siswa. “Kami fleksibel. Kalau musim banjir mereka tetap semangat datang dengan susah payah, kami tetap terima meski terlambat,” ujar Niniek.

Berita Terkait

Polda Metro Jaya Gerebek Produksi Uang Palsu di Tangsel, Temukan Uang Rp36 Miliar
Gegara Puntung Rokok, Rumah di Cirendeu Hangus Dilahap Api
Transum Pondok Cabe-Alam Sutera Segera Uji Coba, DPRD Tangsel Soroti Nasib Angkot Lokal
Bea Cukai Banten Musnahkan 41 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp62 Miliar
Ibu Dibegal Usai Antar Anak Sekolah di Serpong, Tangan Disayat Celurit hingga Berlumuran Darah
Kemenhum Banten dan LLDIKTI IV Teken Kerjasama, Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual Akademisi
Aliran Air Kosambi Barat Kembali Normal, PERUMDAM TKR Pastikan Pelayanan Terus Dipantau
Bus Trayek Terminal Pondok Cabe-Alam Sutera Akan Segera Uji Coba di Tangsel

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Polda Metro Jaya Gerebek Produksi Uang Palsu di Tangsel, Temukan Uang Rp36 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Gegara Puntung Rokok, Rumah di Cirendeu Hangus Dilahap Api

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Transum Pondok Cabe-Alam Sutera Segera Uji Coba, DPRD Tangsel Soroti Nasib Angkot Lokal

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:03 WIB

Bea Cukai Banten Musnahkan 41 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp62 Miliar

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:38 WIB

Ibu Dibegal Usai Antar Anak Sekolah di Serpong, Tangan Disayat Celurit hingga Berlumuran Darah

Berita Terbaru