WFH ASN Lebak Mulai Berlaku, DPRD Langsung Warning: Jangan Sampai Kinerja Turun!

- Pewarta

Kamis, 9 April 2026 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN BANTEN – Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di Kabupaten Lebak mulai menuai sorotan. DPRD setempat mengingatkan potensi penurunan kinerja jika pengawasan tidak dilakukan secara ketat.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak menegaskan pentingnya pengawasan ketat dalam pelaksanaan kebijakan WFH bagi aparatur sipil negara setiap hari Jumat. Kebijakan ini resmi diberlakukan sejak 1 April 2026 berdasarkan keputusan yang ditandatangani oleh Penjabat Sekretaris Daerah, Halson Nainggolan. DPRD menilai, tanpa kontrol yang jelas, sistem kerja ini berisiko mengganggu produktivitas pegawai serta kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

“Pelaksanaan kebijakan tersebut perlu ada pengawasan yang ketat agar tidak menurunkan kinerja pegawai dan kualitas pelayanan publik tetap terjaga,” kata Ketua DPRD Lebak, Juwita Wulandari, Kamis (9/4/2026).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Juwita, penerapan WFH tidak boleh diartikan sebagai kelonggaran dalam bekerja. Ia menekankan bahwa seluruh aktivitas ASN harus tetap berjalan dengan disiplin dan terukur meskipun dilakukan dari rumah.

“Iya WFH ini kan bukan berarti bebas tetapi semua aktivitas harus berjalan disiplin, terukur dan diawasi,” jelas Juwita.

Sementara itu, Pj Sekda Lebak Halson Nainggolan menjelaskan bahwa kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor: B.000.8/16-Bag. Organisasi/IV/2026 sebagai tindak lanjut arahan Kementerian Dalam Negeri terkait transformasi budaya kerja ASN di daerah. Ia memastikan evaluasi akan dilakukan secara berkala untuk menilai efektivitas kebijakan tersebut.

“Kebijakan ini akan dievaluasi secara berkala setiap dua bulan,” ujar Halson.

Dengan berbagai pengecualian bagi layanan publik vital, kebijakan WFH di Lebak diharapkan tetap menjaga keseimbangan antara fleksibilitas kerja dan kualitas pelayanan, asalkan pengawasan benar-benar dijalankan secara konsisten.

Sumber Berita: kabar6.com

Berita Terkait

WNA Asal Rusia Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta, Hendak Selundupkan 3 Kilogram Hashish
Pemkot Tangsel Targetkan 45 Ribu Pekerja Rentan Tercover BPJS TK
Gelap Gulita! 30 Panel Box Lampu Jalan di Tangsel Digondol Maling, Kerugian Tembus Rp50 Juta
Hore! Ribuan Pekerja Informal di Tangsel Berpeluang Dapat BPJS Ketenagakerjaan Gratis
Gus Andi PKB Sambangi Akhdan Haidar, Remaja Penyintas Meningitis yang Berjuang Sejak Bayi
Kejari Tangsel Tetapkan 2 Tersangka Korupsi Gadai Syariah di Cabang Pondok Aren
Usai Alami Kram Otot di DPRD, Benyamin Davnie Jalani Bekam dan Tetap Hadiri Agenda di Pendopo Gubernur Banten
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:21 WIB

WNA Asal Rusia Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta, Hendak Selundupkan 3 Kilogram Hashish

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:08 WIB

Pemkot Tangsel Targetkan 45 Ribu Pekerja Rentan Tercover BPJS TK

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:58 WIB

Gelap Gulita! 30 Panel Box Lampu Jalan di Tangsel Digondol Maling, Kerugian Tembus Rp50 Juta

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:51 WIB

Hore! Ribuan Pekerja Informal di Tangsel Berpeluang Dapat BPJS Ketenagakerjaan Gratis

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:15 WIB

Gus Andi PKB Sambangi Akhdan Haidar, Remaja Penyintas Meningitis yang Berjuang Sejak Bayi

Berita Terbaru

Pers Rilis

Membawa Tradisi Pendidikan Berasrama asal Inggris ke Vietnam

Kamis, 25 Jun 2026 - 01:40 WIB

Info Banten

Pemkot Tangsel Targetkan 45 Ribu Pekerja Rentan Tercover BPJS TK

Rabu, 24 Jun 2026 - 16:08 WIB