HARIAN BANTEN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini tak hanya soal distribusi makanan, tetapi juga transparansi. Pemerintah daerah di Banten diminta ikut turun tangan mengawasi hingga detail menu harian.
Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN RI, Dadang Hendrayudha, meminta pemerintah daerah aktif mengawal jalannya program MBG dengan memanfaatkan platform digital sebagai sarana pengawasan dan pengaduan. Hal itu disampaikan usai rapat koordinasi bersama kepala daerah se-Banten di Kota Serang, Rabu (22/4/2026).
“Kepala daerah bisa langsung melihat jumlah dapur yang ada melalui platform digital, bahkan bisa melihat langsung ke lokasi eksak SPPG tersebut. Di situ akan kelihatan model dapurnya, jumlah penerima manfaatnya, dan yang paling penting adalah SPPG wajib mengunggah menunya setiap hari sehingga semua bisa mengawasi,” ucap Dadang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, peran kepala daerah sangat krusial dalam memastikan program unggulan Presiden Prabowo Subianto ini berjalan optimal. Pembentukan Satuan Tugas (Satgas) dinilai mampu memperkuat koordinasi serta pengawasan di lapangan.
“Kami meminta kepada para kepala daerah, Gubernur, Wali Kota, hingga Bupati, termasuk Satgas yang sudah dibentuk, untuk bersama-sama dengan kami mengawasi pelaksanaan Makan Bergizi Gratis ini,” katanya.
Dadang menegaskan pihaknya terus melakukan evaluasi rutin terhadap pelaksanaan MBG, termasuk mengumpulkan pengelola dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memastikan standar dapur terpenuhi.
“Intinya adalah kami melakukan evaluasi terus. Kemarin sore kami sudah kumpulkan mitra yayasan. Kami sampaikan bahwa program ini orientasinya sosial, walaupun ada profit, tetapi orientasi utama adalah sosial. Hak mereka sudah dikasihkan, nah sekarang kewajiban mereka yaitu menyiapkan dapur yang sesuai standar kita,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menyatakan kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung penuh program tersebut dan akan menindaklanjuti arahan dari BGN.
“Alhamdulillah kita diberi ruang bersama untuk mengawasi pelaksanaan MBG di Provinsi Banten. Insya Allah kami akan tindaklanjuti dengan seluruh satgas yang ada di Banten,” katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini jumlah penerima manfaat MBG di Banten telah mencapai jutaan warga dari berbagai kelompok rentan.
“Program ini luar biasa, alhamdulillah di Banten, sudah mencapai 2,7 juta penerima manfaat, dan akan terus bertambah. Ini bantuan nyata dari pemerintah pusat untuk pemenuhan gizi,” katanya.
Dengan pengawasan berbasis digital dan keterlibatan aktif pemerintah daerah, program MBG diharapkan tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga transparan dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Sumber Berita: news.detik.com






