Nekat Jual Miras Terbuka, Toko di Karang Tengah Digulung! 400 Botol Diamankan

- Pewarta

Kamis, 23 April 2026 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN BANTEN – Upaya tegas kembali ditunjukkan Pemerintah Kota Tangerang dalam memberantas peredaran minuman keras. Kali ini, ratusan botol miras diamankan dari sebuah toko yang nekat berjualan secara terbuka di wilayah Pondok Pucung.

Pemerintah Kota Tangerang terus memperketat pengawasan terhadap pelanggaran Perda Nomor 7 Tahun 2025 tentang larangan peredaran minuman beralkohol. Pada Selasa (21/04/26), tim Trantib Kecamatan Karang Tengah bersama aparat Kelurahan Pondok Pucung menggelar operasi di sebuah toko di Jalan Hasyim Ashari. Dalam penindakan tersebut, petugas menemukan ratusan botol minuman keras yang siap dipasarkan secara ilegal.

“Kegiatan ilegal ini sudah kami ketahui sejak lama. Kami juga telah memberikan teguran secara persuasif, baik secara lisan maupun tertulis, agar pemilik menutup usahanya secara permanen atau memindahkannya ke luar wilayah Kota Tangerang,” ujar Lurah Pondok Pucung, Dinda Kemala.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Operasi yang melibatkan unsur RT/RW dan Binamas Polsek Ciledug itu berhasil menyita sekitar 400 botol miras dari berbagai jenis. Barang bukti langsung diserahkan ke Satpol PP untuk diproses lebih lanjut, sementara pemilik toko akan menghadapi sidang tindak pidana ringan.

Langkah tegas ini menjadi pengingat bahwa pelanggaran aturan tidak akan ditoleransi. Pemerintah berharap upaya berkelanjutan ini mampu menjaga ketertiban lingkungan sekaligus melindungi masyarakat dari dampak negatif peredaran miras.

Sumber Berita: tangerangdaily.id

Berita Terkait

Korban Perundungan SMPN 10 Tangsel Belum Lapor Polisi, Kapolres: Penegakan Hukum Upaya Terakhir
Air Tercemar Sebabkan Muntaber Massal, Warga Serpong Lagoon Tuntut Kompensasi Rp539 Juta
Korban dan Terduga Pelaku Perundungan SMPN 10 Tangsel Tergabung dalam Geng ‘The Ladies’
14 Siswi SMPN 10 Tangsel Korban Perundungan Akan Dapat Pendampingan Psikologis
Dindikbud Tangsel Dalami Dugaan Perundungan 14 Siswi SMPN 10, Sekolah Masih Lakukan Investigasi
Tiang Beton di Jalan Serpong Roboh, Diduga Gegara Kabel Ketarik Truk
Rano Alfath dan DPC PKB Tangsel Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Buaran
14 Siswi SMP di Tangsel Diduga Dibully Kakak Kelas, Dipaksa Minum Racikan Kopi Campur Saus

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Korban Perundungan SMPN 10 Tangsel Belum Lapor Polisi, Kapolres: Penegakan Hukum Upaya Terakhir

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Air Tercemar Sebabkan Muntaber Massal, Warga Serpong Lagoon Tuntut Kompensasi Rp539 Juta

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Korban dan Terduga Pelaku Perundungan SMPN 10 Tangsel Tergabung dalam Geng ‘The Ladies’

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:08 WIB

14 Siswi SMPN 10 Tangsel Korban Perundungan Akan Dapat Pendampingan Psikologis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Dindikbud Tangsel Dalami Dugaan Perundungan 14 Siswi SMPN 10, Sekolah Masih Lakukan Investigasi

Berita Terbaru