Target Juni 2026 Belum Tercapai, Pembebasan Lahan TPA Cipeucang Masih Tertunda

- Pewarta

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Proses pembebasan lahan di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), yang sebelumnya ditargetkan dimulai pada Juni 2026 hingga kini belum terlaksana.

 

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel masih menuntaskan sejumlah tahapan administrasi sebelum proses pembebasan lahan seluas sekitar 3 hektare tersebut dapat dilakukan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel, Bani Khosyatullah, mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu penetapan lokasi dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim).

 

“Sekarang kita masih menunggu penetapan lokasi dari Dinas Perkim. Kan harus ditetapkan lokasinya terlebih dahulu,” kata Bani saat dikonfirmasi, Selasa (9/6/2026).

 

Menurut Bani, setelah penetapan lokasi selesai, tahapan berikutnya adalah penilaian harga lahan oleh tim appraisal independen. Hasil penilaian tersebut nantinya akan menjadi dasar penentuan nilai ganti rugi yang akan ditawarkan kepada warga terdampak.

 

“Setelah penetapan lokasi selesai, baru appraisal melakukan penaksiran harga. Setelah itu baru disampaikan kepada warga,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan, penentuan nilai ganti rugi tidak hanya mengacu pada Nilai Jual Objek Pajak (NJOP), tetapi juga mempertimbangkan harga pasar dan berbagai faktor lainnya sesuai standar penilaian yang berlaku.

 

“Pertimbangannya banyak, mulai dari NJOP, harga pasar, dan lain sebagainya. Karena itu kita menunjuk pihak yang memang berkompeten untuk menentukan nilainya,” ungkap Bani.

 

Meski belum dapat memastikan kapan seluruh proses tersebut rampung, Bani berharap tahapan pembebasan lahan dapat segera berjalan sehingga rencana pengembangan fasilitas pengelolaan sampah di kawasan TPA Cipeucang tidak mengalami keterlambatan.

 

“Kita lihat nanti. Mudah-mudahan bisa segera selesai. Saya inginnya secepatnya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Sah! MK Larang MBG Pakai APBN dan APBD Pendidikan Sesuai UUD
Kronologi Kejadian dan Peran 3 Pelaku Ganjal ATM yang Ditembak Polisi di Pamulang
Pelaku Ganjal ATM di Pamulang Ditembak Polisi
Jawab Tudingan, Sarwendah Jelaskan Alasan Ada di Gunung Kawi
Jasad Bayi yang Ditemukan di Klinik Pondok Aren Hasil Hubungan Gelap
Jasad Bayi Ditemukan Tergeletak di Depan Klinik Pondok Aren
4 Bulan Tak Cair, Guru Honorer Banten Pertanyakan Nasib Insentif Rp500 Ribu
Satpam Dapur MBG di Ciputat Curi Ribuan Ompreng, Diduga Buat Beli Narkoba

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:04 WIB

Sah! MK Larang MBG Pakai APBN dan APBD Pendidikan Sesuai UUD

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:49 WIB

Kronologi Kejadian dan Peran 3 Pelaku Ganjal ATM yang Ditembak Polisi di Pamulang

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:36 WIB

Pelaku Ganjal ATM di Pamulang Ditembak Polisi

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:20 WIB

Jawab Tudingan, Sarwendah Jelaskan Alasan Ada di Gunung Kawi

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:09 WIB

Jasad Bayi yang Ditemukan di Klinik Pondok Aren Hasil Hubungan Gelap

Berita Terbaru

Info Banten

Sah! MK Larang MBG Pakai APBN dan APBD Pendidikan Sesuai UUD

Kamis, 30 Jul 2026 - 17:04 WIB

Info Banten

Pelaku Ganjal ATM di Pamulang Ditembak Polisi

Kamis, 30 Jul 2026 - 11:36 WIB

Info Banten

Jawab Tudingan, Sarwendah Jelaskan Alasan Ada di Gunung Kawi

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:20 WIB