HARIANBANTEN.COM – Menjelang di mulainya tahun ajaran baru 2026/2027, toko penjualan seragam sekolah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai diserbu emak-emak.
Salah satu toko penjual seragam sekolah berada di jalan Ceger Raya, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penjaga toko, Mutiah (23) mengatakan, emak-emak sudah mulai ramai mendatangi tokonya sejak tiga hari belakangan.
Ia menyebut, biasanya para orang tua datang bersama anaknya untuk membeli seragam umum sekolah hingga perlengkapan sekolah seperti tas dan lainnya.
Baca Juga:
Toyota Agya Tabrak Gerobak Ketoprak di Ciputat, 1 Orang Luka
Dugaan Pelecehan di ICM Tangsel: Polisi Periksa 7 Saksi, Perkara Naik Penyidikan
Viral Tukang Sate di Pondok Aren Tangsel Dipalak Ratusan Juta
“Sudah mulai ramai karena mau masuk sekolah, yang paling banyak dicari itu seragam, tas, sama buku,” kata Mutiah, Selasa, 7 Juli 2026.
Mutiah memprakirakan ramainya orang tua yang memburu seragam akan terus terjadi hingga dimulainya hari pertama sekolah.
Baca Juga:
Wacana Guru P3K Digaji Pemerintah Pusat, BKAD Tangsel: APBD Bisa Dialokasikan Untuk Program Lain
Sementara terkait harga, memang pada tahun ini mengalami sedikit kenaikan, namun hal itu tidak membuat penjualan di tokonya sepi.
“Harganya masih standar, hanya memang ada kenaikan sekitar lima persen setiap tahun. Walaupun naik, pembeli tetap ramai karena memang sudah menjadi kebutuhan menjelang masuk sekolah,” tuturnya.
Sementara salah seorang wali murid, Hana (26) mendatangi toko perlengkapan sekolah untuk membeli berbagai kebutuhan penunjang anaknya kelak.
Baca Juga:
Huawei Luncurkan Intelligent RAIL 2.0, Percepat Transformasi Digital di Sektor Perkeretaapian Global
Ia mengaku membeli dua jenis seragam, yaitu seragam umum untuk Sekolah Dasar (SD) dan seragam pramuka untuk buah hatinya dengan harga Rp250 ribu.
“Saya beli dua jenis seragam sekitar Rp250 ribuan. Belanja buat kebutuhan sekolah, seragam dan lain-lain. Memang sengaja beli sebelum masuk sekolah,” terangnya.
Ia pun mengaku sengaja membeli perlengkapan sekolah sejak jauh-jauh hari agar saat hari pertama masuk sekolah seluruh persiapan sudah siap.
“Sekarang saja pembelinya sudah ramai, takutnya kalau mendekati lebih ramai. Sengaja beli dari jauh-jauh hari agar persiapannya tidak terburu-buru,” pungkasnya.











