HARIANBANTEN.COM – Warga RT 002 RW 001 kampung Koceak, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai mengalami kekeringan akibat fenomena musim kemarau berkepanjangan.
Ketua RT setempat, Muhammad Saat (60) mengatakan, kondisi kesulitan air bersih itu sudah terjadi sejak beberapa hari belakangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Baru dua atau tiga hari kekeringannya. Kemarin ada yang laporan warga katanya mulai kurang air,” kata Saat, Jumat, 10 Juli 2026.
Berdasarkan aduan yang ia terima, saat ini air yang keluar dari sumur warga sudah mulai keruh dengan volume yang mengecil.
Baca Juga:
Pasrah Dilengserkan Dari Pimpinan DPRD Tangsel, Yusuf PKS: Kewenangan DPP
Usulkan Sri Mulyani Kembali ke Kemenkeu, PKN: Menteri Purbaya Lebih Cocok di Menkop atau Mensos
Siswa Tak Lolos SPMB Dapat Bantuan Rp1,8 Juta di 94 SMP Swasta Tangsel, Ini Daftar Sekolahnya
Sedikitnya ada sekitar 20 Kepala Keluarga (KK) di wilayah itu yang mengalami kondisi tersebut.
“Kira-kira 20 KK lah yang mulai kekeringan,” sebutnya.
Baca Juga:
Yusuf Dilengserkan Dari Pimpinan DPRD Tangsel, Mustopa Kembali Jadi Wakil Ketua
Perpanjangan Jabatan Sekda Digugat ke PTUN, Walikota Tangsel: Engga Masalah, Malah Bagus
Saat mengungkapkan, kondisi itu membuat aktivitas warga yang memerlukan air bersih seperti mencuci hingga memasak menjadi terganggu.
“Kalau air keruh jadi enggak bisa dipakai, enggak bisa dimanfaatin,” ungkapnya.
Saat menjelaskan, kekeringan di Kampung Koceak bukan kali pertama terjadi. Fenomena serupa hampir selalu muncul setiap musim kemarau berkepanjangan.
Baca Juga:
Menindaklanjuti laporan warga, pihak RT langsung mengajukan permohonan bantuan air bersih kepada pemerintah agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Biasanya, lanjut Saat, air akan dikirim dan ditampung di toren penampungan yang sudah disediakan di sekitar tersebut. Sehingga warga tinggal datang membawa wadah masing-masing untuk keperluan rumah tangga.
“Baru kemarin nih dapat bantuannya. Sekarang sih masih ada airnya, mungkin dua atau tiga hari baru kita minta lagi,” tuturnya.
Dihubungi terpisah, Penata Layanan Operasional Danton BPBD Tangsel, Dian Wiryawan mengatakan, pihaknya sudah mendistribusikan air bersih ke Kampung Koceak berdasarkan permintaan warga.
Jumlah air yang didistribusikan sebanyak 4.000 liter yang berasal dari PDAM Tirta Serpong.
“Jumlah air didistribusikan 4.000 liter yang bersumber dari PDAM Tirta Serpong. Kendaraan yang digunakan untuk distribusi yaitu mobil truk tangki air milik pemerintah Tangsel,” pungkas Dian.












