HARIAN BANTEN.COM – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menggagalkan upaya penyelundupan emas ilegal seberat 22,28 kilogram senilai sekitar Rp60 miliar di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten.
Dalam penindakan itu, petugas mengamankan dua warga negara Tiongkok berinisial ZL dan ZC.
Kepala Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai Soekarno-Hatta, Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang, mengungkapkan penyelundupan tersebut diduga tidak dilakukan kedua pelaku seorang diri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan penelusuran rekaman kamera pengawas atau CCTV serta koordinasi dengan petugas keamanan bandara (Avsec), muncul dugaan adanya keterlibatan oknum petugas bandara yang membantu memuluskan aksi tersebut.
“Meneliti CCTV kemudian dari hasil pengamatan kami, diduga ada keterlibatan oknum petugas bandara,” ujar Hengky.
Dalam aksinya, kedua pelaku menggunakan modus berbeda untuk menyembunyikan emas sebelum dibawa melalui Terminal 3 Bandara Soetta.
Pelaku pertama, ZL, kedapatan membawa 23 keping emas dengan berat mencapai 14,08 kilogram dan nilai taksiran sekitar Rp38 miliar.
Baca Juga:
Ibu Dibegal Usai Antar Anak Sekolah di Serpong, Tangan Disayat Celurit hingga Berlumuran Darah
Kemenhum Banten dan LLDIKTI IV Teken Kerjasama, Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual Akademisi
Lancia Consult Raih Great Place To Work® Certification™ di Empat Negara
Emas tersebut disembunyikan menggunakan modus body strapping, yakni ditempelkan atau dililitkan pada tubuh menggunakan pakaian khusus di bagian perut dan kaki sehingga tidak mudah terlihat dari luar.
Sementara itu, pelaku kedua, ZC, membawa tujuh keping emas dengan berat sekitar 8,2 kilogram dan nilai mencapai Rp22 miliar.
Berbeda dengan ZL, ZC menyembunyikan emas batangan tersebut di dalam tas dan koper yang dibawanya.
Jika digabungkan, emas yang diamankan dari kedua pelaku mencapai 22,28 kilogram dengan nilai sekitar Rp60 miliar.
Baca Juga:
COMAU RAIH “OUTSTANDING PARTNER AWARD”, HORSE POWERTRAIN PRODUKSI TIGA JUTA UNIT TRANSMISI
COMAU RAIH “OUTSTANDING PARTNER AWARD”, HORSE POWERTRAIN PRODUKSI TIGA JUTA UNIT TRANSMISI
Bea Cukai bersama pihak terkait kini masih melakukan pendalaman untuk mengungkap jaringan di balik penyelundupan emas tersebut, termasuk menelusuri dugaan keterlibatan oknum petugas bandara.
Kasus ini juga menjadi perhatian karena penyelundupan diduga memanfaatkan akses di kawasan Bandara Soekarno-Hatta untuk memuluskan pengeluaran emas dari Indonesia.








