HARIANBANTEN.COM – Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Maria Teresa Suhardja, membagikan 2.500 buku kepada sejumlah sekolah di Kota Tangsel, Rabu (19/8)
Maria mengatakan, pemberian buku itu merupakan langkah untuk meningkatkan literasi terhadap murid-murid di Kota Tangsel.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Program pembagian buku tersebut merupakan inisiatif pribadi yang telah berjalan sejak 2025.
“Saya ingin anak-anak di Tangerang Selatan memiliki semakin banyak akses terhadap buku,” kata Maria dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu, 19 Agustus 2026.
Baca Juga:
Ibu di Ciputat Kena Hipnotis, Kalung Emas Seharga Rp15 Juta Dibawa Kabur Pelaku
Savaya Group Hadirkan Zumana, Destinasi Baru di Pesisir Kuta Bali
Emas 22 Kg Senilai Rp60 Miliar Diselundupkan Lewat Bandara Soetta Tangerang
Maria mengungkapkan, bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap peningkatan budaya literasi sekaligus kualitas pendidikan generasi muda.
Menurutnya, buku tidak hanya menjadi bahan bacaan, tetapi juga dapat membuka wawasan, memperluas pengetahuan, serta membantu membangun karakter anak sejak dini.
Baca Juga:
Sinar Mas Land Raih Empat Penghargaan Golden Property Awards People’s Choice 2026
HUT ke-81 RI, 76 Napi Korupsi dan 2.961 Napi Narkotika di Banten Dapat Remisi
Trinasolar Dukung Proyek PLTS dan Penyimpanan Energi 10 MWh di Phu Quoc, Vietnam
“Semoga buku-buku ini dapat menambah wawasan, menumbuhkan minat baca, dan menjadi bagian kecil dari upaya kita membangun generasi yang lebih cerdas dan berkarakter,” tuturnyax
Ia menilai, upaya membangun budaya literasi tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat perlu bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendorong anak gemar membaca.
Karena itu, Politisi Partai Gerindra itu berharap buku yang dibagikan dapat memberikan manfaat langsung bagi siswa maupun tenaga pendidik. Bantuan tersebut juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang semakin mendukung aktivitas membaca dan belajar.
“Karena setiap buku yang dibaca hari ini adalah investasi untuk masa depan anak-anak kita,” katanya.
Memasuki tahun kedua program tersebut, Srikandi Partai Gerindra itu berharap semakin banyak anak di Tangsel yang mendapatkan kesempatan untuk membaca, belajar, memperluas wawasan dan mengembangkan potensi diri melalui buku.
Baginya, membangun generasi masa depan tidak selalu harus dimulai dari langkah besar. Satu buku yang sampai ke tangan seorang anak hari ini dapat menjadi awal bagi perubahan besar di masa mendatang.










