ASN Pandeglang Tertipu Investasi Aplikasi, Rp200 Juta Raib dalam Sekejap!

- Pewarta

Selasa, 21 April 2026 - 12:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN BANTEN – Janji keuntungan besar dalam waktu singkat kembali memakan korban. Seorang ASN di Pandeglang harus merelakan ratusan juta rupiah lenyap akibat terjerat investasi bodong berbasis aplikasi.

Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial YH di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pandeglang menjadi korban penipuan berkedok investasi digital. Ia mengalami kerugian hingga sekitar Rp200 juta setelah tergiur aplikasi bernama Pandabit yang menawarkan keuntungan tinggi. Kasus ini mencuat setelah sebelumnya beredar isu viral yang menyudutkan korban, namun hasil penelusuran mengungkap bahwa YH justru korban penipuan terstruktur.

Peristiwa bermula saat korban berkenalan dengan pelaku melalui Facebook pada pertengahan Ramadan. Komunikasi kemudian berlanjut ke WhatsApp, di mana pelaku menawarkan investasi dengan iming-iming profit besar. Korban diarahkan untuk berhubungan dengan seseorang yang disebut “konsultan” dan diminta menyetor dana sebagai deposit awal dengan janji imbal hasil dalam bentuk koin digital bernilai tinggi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Awalnya saya dijanjikan keuntungan sekitar Rp8 juta, namun diminta membayar komisi 30 persen. Pada sesi berikutnya, janji keuntungan meningkat hingga belasan juta rupiah. Karena terpengaruh bujuk rayu pelaku, saya akhirnya membayar komisi tersebut,” ujar YH, Senin 20 April 2026.

Namun setelah beberapa kali melakukan pembayaran komisi, keuntungan yang dijanjikan tak kunjung diterima. Korban bahkan sempat menyerahkan dokumen pribadi berupa KTP sebagai syarat pendaftaran akun di aplikasi tersebut. Dari hasil pemeriksaan, tampilan aplikasi menyerupai platform investasi kripto profesional, namun saldo yang muncul diduga hanya manipulasi untuk menipu korban.

Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran investasi yang tidak jelas dan menjanjikan keuntungan instan, terutama yang berasal dari sumber tidak dikenal.

Sumber Berita: rri.co.id

Berita Terkait

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industri Vape Ganja Beromzet Rp10 Miliar per Bulan
Pemkab Lebak Gelontorkan Rp 75 M untuk Pembangunan 53 Ruas Jalan
Per Juni 2026 Penderita DBD di Tangsel Capai 229 Orang
WNA Asal Rusia Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta, Hendak Selundupkan 3 Kilogram Hashish
Pemkot Tangsel Targetkan 45 Ribu Pekerja Rentan Tercover BPJS TK
Gelap Gulita! 30 Panel Box Lampu Jalan di Tangsel Digondol Maling, Kerugian Tembus Rp50 Juta
Hore! Ribuan Pekerja Informal di Tangsel Berpeluang Dapat BPJS Ketenagakerjaan Gratis
Gus Andi PKB Sambangi Akhdan Haidar, Remaja Penyintas Meningitis yang Berjuang Sejak Bayi

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:49 WIB

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industri Vape Ganja Beromzet Rp10 Miliar per Bulan

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:34 WIB

Pemkab Lebak Gelontorkan Rp 75 M untuk Pembangunan 53 Ruas Jalan

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:26 WIB

Per Juni 2026 Penderita DBD di Tangsel Capai 229 Orang

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:21 WIB

WNA Asal Rusia Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta, Hendak Selundupkan 3 Kilogram Hashish

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:08 WIB

Pemkot Tangsel Targetkan 45 Ribu Pekerja Rentan Tercover BPJS TK

Berita Terbaru

Info Banten

Pemkab Lebak Gelontorkan Rp 75 M untuk Pembangunan 53 Ruas Jalan

Kamis, 25 Jun 2026 - 14:34 WIB

Info Banten

Per Juni 2026 Penderita DBD di Tangsel Capai 229 Orang

Kamis, 25 Jun 2026 - 13:26 WIB