Banjir Kepung Cilegon, Ratusan Warga Terdampak

- Pewarta

Selasa, 30 Desember 2025 - 21:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir di Cilegon

Banjir di Cilegon

HARIANBANTEN — Kota Cilegon kembali dilanda banjir setelah hujan deras mengguyur hampir seluruh wilayah sejak dini hari Senin, 29 Desember 2025. Curah hujan tinggi yang turun tanpa jeda membuat air meluap dan merendam empat wilayah, menyebabkan ratusan warga terdampak serta aktivitas masyarakat lumpuh di sejumlah titik.

 

Banjir terjadi di kawasan Pulomerak, Ciwandan, Grogol, dan Jombang Wetan. Genangan air dengan ketinggian antara 30 hingga 60 sentimeter masuk ke rumah-rumah warga dan menutup ruas jalan lingkungan maupun jalan utama. Sejumlah kendaraan roda dua terpaksa putar balik karena tidak mampu melintasi genangan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Air naik cepat sekali sejak pagi. Awalnya cuma di jalan, tapi tidak lama langsung masuk ke rumah. Kami sempat panik menyelamatkan barang-barang,” ujar Suyanto, warga Kelurahan Pulomerak.

 

Selain merendam permukiman, banjir juga berdampak pada kelancaran lalu lintas. Di beberapa titik, arus kendaraan tersendat akibat genangan yang cukup tinggi. Warga yang hendak beraktivitas terpaksa menunda perjalanan atau mencari jalur alternatif.

 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon, Ahmad Fadli, mengatakan banjir dipicu oleh tingginya intensitas hujan yang turun sejak dini hari hingga pagi hari, sehingga sistem drainase tidak mampu menampung debit air.

 

“Curah hujan hari ini cukup ekstrem. Aliran air meluap ke permukiman dan badan jalan. Petugas kami sudah turun ke lapangan untuk melakukan pemantauan dan penanganan awal,” kata Ahmad Fadli.

 

Ia menambahkan, BPBD bersama instansi terkait masih bersiaga untuk mengantisipasi potensi banjir susulan, mengingat kondisi cuaca masih berpeluang hujan. Warga yang tinggal di wilayah rawan genangan diminta tetap waspada dan segera melapor jika ketinggian air kembali meningkat.

 

Hingga sore hari, sebagian genangan dilaporkan mulai berangsur surut. Meski demikian, ratusan warga masih terdampak dan membutuhkan perhatian serius, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Berita Terkait

Demokrat Tangsel Warning Wacana Pecah Dapil Pamulang: Politik Bisa Makin Mahal
Direktur Speak Up Nilai Perjanjangan Jabatan Sekda Tangsel Bertentangan Dengan Prinsip Meritokrasi ASN
PPPK Paruh Waktu Lebak Mengeluh, Ada yang Hanya Terima Rp500 Ribu
Penghuni Apartemen Green Lake Ciputat Ditemukan Tak Bernyawa, Terungkap Usai Bau Menyengat Menyebar
Golkar Dorong Pemekaran Wilayah Ketimbang Pecah Dapil Pamulang
Soal Wacana Pecah Dapil Pamulang, KPU Tangsel Masih Tunggu PKPU
Antisipasi Penyebaran Penyakit, Seluruh Hewan Kurban di Tangsel Akan Diperiksa Kesehatan
Maling Bobol Yayasan Anak Berkebutuhan Khusus di Tangsel

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:49 WIB

Demokrat Tangsel Warning Wacana Pecah Dapil Pamulang: Politik Bisa Makin Mahal

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:39 WIB

Direktur Speak Up Nilai Perjanjangan Jabatan Sekda Tangsel Bertentangan Dengan Prinsip Meritokrasi ASN

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:06 WIB

PPPK Paruh Waktu Lebak Mengeluh, Ada yang Hanya Terima Rp500 Ribu

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:05 WIB

Penghuni Apartemen Green Lake Ciputat Ditemukan Tak Bernyawa, Terungkap Usai Bau Menyengat Menyebar

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:51 WIB

Soal Wacana Pecah Dapil Pamulang, KPU Tangsel Masih Tunggu PKPU

Berita Terbaru

Info Banten

PPPK Paruh Waktu Lebak Mengeluh, Ada yang Hanya Terima Rp500 Ribu

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:06 WIB