HARIANBANTEN — Kota Cilegon kembali dilanda banjir setelah hujan deras mengguyur hampir seluruh wilayah sejak dini hari Senin, 29 Desember 2025. Curah hujan tinggi yang turun tanpa jeda membuat air meluap dan merendam empat wilayah, menyebabkan ratusan warga terdampak serta aktivitas masyarakat lumpuh di sejumlah titik.
Banjir terjadi di kawasan Pulomerak, Ciwandan, Grogol, dan Jombang Wetan. Genangan air dengan ketinggian antara 30 hingga 60 sentimeter masuk ke rumah-rumah warga dan menutup ruas jalan lingkungan maupun jalan utama. Sejumlah kendaraan roda dua terpaksa putar balik karena tidak mampu melintasi genangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Air naik cepat sekali sejak pagi. Awalnya cuma di jalan, tapi tidak lama langsung masuk ke rumah. Kami sempat panik menyelamatkan barang-barang,” ujar Suyanto, warga Kelurahan Pulomerak.
Selain merendam permukiman, banjir juga berdampak pada kelancaran lalu lintas. Di beberapa titik, arus kendaraan tersendat akibat genangan yang cukup tinggi. Warga yang hendak beraktivitas terpaksa menunda perjalanan atau mencari jalur alternatif.
Baca Juga:
Pasrah Dilengserkan Dari Pimpinan DPRD Tangsel, Yusuf PKS: Kewenangan DPP
Usulkan Sri Mulyani Kembali ke Kemenkeu, PKN: Menteri Purbaya Lebih Cocok di Menkop atau Mensos
Siswa Tak Lolos SPMB Dapat Bantuan Rp1,8 Juta di 94 SMP Swasta Tangsel, Ini Daftar Sekolahnya
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon, Ahmad Fadli, mengatakan banjir dipicu oleh tingginya intensitas hujan yang turun sejak dini hari hingga pagi hari, sehingga sistem drainase tidak mampu menampung debit air.
“Curah hujan hari ini cukup ekstrem. Aliran air meluap ke permukiman dan badan jalan. Petugas kami sudah turun ke lapangan untuk melakukan pemantauan dan penanganan awal,” kata Ahmad Fadli.
Baca Juga:
Yusuf Dilengserkan Dari Pimpinan DPRD Tangsel, Mustopa Kembali Jadi Wakil Ketua
Perpanjangan Jabatan Sekda Digugat ke PTUN, Walikota Tangsel: Engga Masalah, Malah Bagus
Ia menambahkan, BPBD bersama instansi terkait masih bersiaga untuk mengantisipasi potensi banjir susulan, mengingat kondisi cuaca masih berpeluang hujan. Warga yang tinggal di wilayah rawan genangan diminta tetap waspada dan segera melapor jika ketinggian air kembali meningkat.
Hingga sore hari, sebagian genangan dilaporkan mulai berangsur surut. Meski demikian, ratusan warga masih terdampak dan membutuhkan perhatian serius, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari ke depan.








