JAKARTA — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) didesak untuk tidak lagi menunda penindakan terhadap truk Over Dimension Over Load (ODOL) yang kian meresahkan dan mematikan.
Hal ini disampaikan Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PKB, Ahmad Fauzi, dalam rapat kerja Komisi V DPR RI dengan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.
“Pak Menteri, urusan ODOL ini harus ditangani serius. Belum lama ini korban jiwa adalah Gus Alam, anggota DPR RI, yang wafat karena menabrak truk ODOL tanpa lampu dimalam hari.”
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Hari ini, 11 guru PAUD meninggal karena ditabrak truk ODOL rem blong. Apakah kita harus terus menunggu korban?” tegas Fauzi.
Ia mempertanyakan keseriusan pengawasan terhadap truk ODOL dan meminta pemerintah segera bertindak konkret.
“Apa perlu dibuat pintu khusus di jalan tol agar truk ODOL bisa langsung dipinggirkan?”.
“Bagaimana sebenarnya konsep ramp check truk di lapangan? Sampai hari ini belum terlihat ada langkah nyata dari Kementerian,” ujar Ketua DPW PKB Banten ini.
Baca Juga:
Bupati Dewi Buka-bukaan: Keuangan Pandeglang Membaik, Tapi Belum Maksimal
Avtur Naik 80%! DPR Warning Pemerintah: Jangan Sampai Indonesia Bernasib Seperti Vietnam
PKL Ditertibkan di Bantaran Cisadane, Ini Alasan Tegas Camat Tangerang
Fauzi bahkan menyarankan agar Menteri Perhubungan menugaskan Wakil Menteri atau Direktur Jenderal Perhubungan Darat.
Untuk melakukan audit nasional terhadap kelayakan truk yang beroperasi di seluruh wilayah Indonesia.
“Lakukan audit seluruh truk. Tugaskan Wamen atau Dirjen Perhubungan Darat.”
“Dan kami minta ada laporan ke Komisi V—kapan bisa disampaikan, agar korban tidak terus berjatuhan,” pungkasnya.
Baca Juga:
Bos Judi Online Tangerang Ditangkap! Omzet Tembus Rp300 Juta per Bulan
Rapat tersebut merupakan bagian dari agenda pengawasan Komisi V DPR RI terhadap kinerja Kementerian Perhubungan, dengan fokus pada keselamatan transportasi dan penegakan aturan di lapangan.***









