Rano Alfath: Dugaan Investasi Dana Syariah Indonesia Harus Diusut Tuntas

- Pewarta

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rano Al Fath - Wakil Ketua Komisi III DPR RI

Rano Al Fath - Wakil Ketua Komisi III DPR RI

HARIANBANTEN – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Rano Alfath menegaskan dugaan permasalahan investasi yang melibatkan PT Dana Syariah Indonesia (DSI) harus diusut secara menyeluruh dan transparan. Pernyataan itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi III DPR RI bersama Paguyuban Lender Dana Syariah Indonesia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (15/1/2026).

Rapat tersebut membahas laporan para lender terkait dugaan gagal bayar yang dinilai merugikan masyarakat. Sejumlah lembaga negara turut hadir, antara lain Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bareskrim Polri, dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Dalam keterangannya, Rano menyebut pola kasus DSI memiliki kemiripan dengan berbagai investasi bermasalah yang sebelumnya pernah terjadi di Indonesia.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini kami mendengar aduan terkait dugaan gagal bayar terhadap platform digital investasi Dana Syariah Indonesia. Ini bukan fenomena baru, karena di masyarakat kerap kali investasi berujung pada penipuan,” ujar Rano Alfath dalam rapat yang disiarkan melalui kanal YouTube DPR RI.

Rano menekankan DPR berkewajiban memastikan setiap aduan masyarakat ditangani serius oleh aparat penegak hukum. Ia mengingatkan publik pada kasus besar sebelumnya seperti Binomo dan robot trading yang menelan banyak korban.

“Kasus-kasus sebelumnya sudah menjadi pelajaran. Karena itu, dugaan investasi Dana Syariah Indonesia ini harus diusut tuntas agar tidak terus merugikan masyarakat,” tegasnya.

PT Dana Syariah Indonesia diketahui merupakan perusahaan fintech peer-to-peer lending (P2P lending) yang mengklaim menerapkan prinsip syariah. Namun, laporan gagal bayar dari para lender memunculkan pertanyaan terkait tata kelola, transparansi, dan perlindungan konsumen.

Rano juga menyoroti pentingnya peran OJK, Polri, dan PPATK untuk menelusuri aliran dana serta memastikan ada tidaknya unsur pidana. Komisi III DPR RI menegaskan akan mengawal proses penanganan kasus ini hingga tuntas, sekaligus mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran investasi digital.

Berita Terkait

Sinar Mas Land Raih Dua Penghargaan Bergengsi di IPBA 2026
Kapal Kecelakaan Beruntun, PKB Soroti Petugas Pemeriksa Kelaikan Kapal
Konflik Situ Rompong Antara Warga dan Perusahaan, DPR RI Turun Tangan
Prabowo Copot Purbaya dari Kursi Menkeu, Suahasil Nazara Jadi Pengganti
Komisi IV DPRD Tangsel Sidak Pool Taksi di Ciater: Belum Punya PBG Tapi Ada Bangunan Fisik
Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Pohon di Pamulang Tangsel
Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN
Kabupaten Tangerang Bentuk Satgas Anti Rentenir Bagi Warga

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 21:00 WIB

Sinar Mas Land Raih Dua Penghargaan Bergengsi di IPBA 2026

Senin, 14 September 2026 - 20:29 WIB

Kapal Kecelakaan Beruntun, PKB Soroti Petugas Pemeriksa Kelaikan Kapal

Senin, 14 September 2026 - 19:24 WIB

Konflik Situ Rompong Antara Warga dan Perusahaan, DPR RI Turun Tangan

Senin, 14 September 2026 - 15:59 WIB

Prabowo Copot Purbaya dari Kursi Menkeu, Suahasil Nazara Jadi Pengganti

Senin, 14 September 2026 - 14:22 WIB

Komisi IV DPRD Tangsel Sidak Pool Taksi di Ciater: Belum Punya PBG Tapi Ada Bangunan Fisik

Berita Terbaru

Sinar Mas Land berhasil meraih penghargaan Developer of the Year

Ekonomi

Sinar Mas Land Raih Dua Penghargaan Bergengsi di IPBA 2026

Senin, 14 Sep 2026 - 21:00 WIB