Diduga Jadi Korban Penipuan Travel Umroh Hingga Rugi Ratusan Juta, Korban Lapor Polres Tangsel

- Pewarta

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Seorang warga bernama Dendy Pradana membuat Laporan Polisi di Polres Tangerang Selatan. Ia bersama keluarga dan kerabatnya yang berjumlah 14 orang diduga menjadi korban penipuan travel umroh dengan total kerugian mencapai Rp512 juta.

 

Ia membuat laporan pada Senin (24/8). Laporan itu teregister dengan nomor LP/B/2668/VIII/2026/SPKT/POLRESTANGERANGSELATAN/POLDAMETROJAYA.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ia menjelaskan, awalnya ia bersama keluarga dan kerabatnya memiliki niat untuk berangkat ibadah umroh. Mereka pun mendapat rekomendasi salah satu travel yaitu PT Solusi Baitullah Indonesia.

 

Namun sampai hari keberangkatan yang dijadwalkan pada 11 Juli 2026 mereka tak kunjung diberangkatkan ke tanah suci.

 

Berdasarkan penjelasan yang ia terima dari pihak travel, keberangkatan itu batal karena kesalahan pada travel yaitu belum terbit issued tiket pesawat dan visa umroh.

 

“Pengakuan dari travel ke saya itu ada 90 orang di group kita, lalu ada 25 orang tidak dapat menambah dana terkait dengan kenaikan avtur, dan travel tidak mempunyai modal untuk menalangi ke 25 orang tersebut yg berakibat tidak dapat melakukan issued tiket keseluruhan serta visa tidak bisa terbit.” kata Dendy, Rabu, 26 Agustus 2026.

 

Dendy menyebut, sebelum memutuskan untuk membuat laporan, dirinya sudah menggelar musyawarah dengan pihak travel.

 

Ketika itu para korban meminta agar uang mereka dikembalikan. Saat itu, lanjutnya, pihak travel setuju dengan permintaan tersebut namun meminta tenggang waktu.

 

Namun sampai batas waktu yang telah disepakati, tak ada uang sedikit pun yang dikembalikan, sehingga mereka pun memutuskan untuk membuat laporan.

 

“Jadi sampai dengan saat ini 24 Agustus 2026, kami sepeser pun belum dikembalikan. Jadi agar ini lebih jelas lagi seperti itu, kita coba untuk melaporkan ke pihak kepolisian,” tuturnya.

 

Ia mengungkapkan, pembatalan keberangkatan umroh ini membuat ia dan keluarganya kecewa. Pasalnya ia mengaku sudah menabung cukup lama untuk menanti perjalanan ke tanah suci.

 

“Saya kemarin juga tidak bisa membayangkan orang tua saya gitu, karena kita sekeluarga kita patungan, kita nabung semua untuk bisa berangkat bisa bareng-bareng tapi qadarullahnya ya tidak bisa berangkat,” terangnya.

 

Dendy mengungkapkan, akibat kejadian itu ia bersama keluarga dan kerabatnya yang berjumlah 14 orang mengalami kerugian sekitar Rp512 juta. Ia berharap uang yang telah dibayarkan untuk berangkat ke tanah suci dapat dikembalikan oleh pihak Travel.

 

“Kalau saya sih karena kita enggak pendendam, karena ini qodarullah juga ya, engga minta ganti rugi, lebih kepada biar dibalikin deh semuanya gitu kan,” pungkasnya.

 

HarianBanten telah menghubungi pihak travel selaku terlapor untuk dimintai klarifikasi, namun hingga berita ini dimuat belum ada respons.

Berita Terkait

Terekam CCTV, Maling Gasak Motor di Ciputat Dalam Hitungan Detik
Antisipasi Abu Vulkanik Kembali Menyebar, 3 Ruas Jalan Protokol di Tangsel Disemprot Air
Pembelajaran Jarak Jauh di Tangsel Perpanjang 2 Hari
Dua Klenteng di Tangerang Berseteru soal Tanah, Boen Tek Bio Menang di PTUN
Guru di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Oknum P3K Dindikbud: Area Tubuh Sensitif Difoto Lalu Disebar
Abu Vulkanik Masih Selimuti Tangsel, Pemkot Buka Peluang Perpanjang PJJ
Imbas Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau, Sekolah Tangsel PJJ Sehari
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Dindikbud Kota Serang Alihkan KBM ke Online Mulai Besok

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 17:12 WIB

Terekam CCTV, Maling Gasak Motor di Ciputat Dalam Hitungan Detik

Selasa, 8 September 2026 - 07:55 WIB

Antisipasi Abu Vulkanik Kembali Menyebar, 3 Ruas Jalan Protokol di Tangsel Disemprot Air

Selasa, 8 September 2026 - 07:52 WIB

Pembelajaran Jarak Jauh di Tangsel Perpanjang 2 Hari

Senin, 7 September 2026 - 16:09 WIB

Dua Klenteng di Tangerang Berseteru soal Tanah, Boen Tek Bio Menang di PTUN

Senin, 7 September 2026 - 14:24 WIB

Guru di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Oknum P3K Dindikbud: Area Tubuh Sensitif Difoto Lalu Disebar

Berita Terbaru