DPRD Dorong Pemkot Tangsel Gugat PT Bethania, Dianggap Tak Profesional Kelola Pasar Ciputat

- Pewarta

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Komisi II mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) mempertimbangkan langkah hukum untuk menggugat PT Bethania selaku pengelola Pasar Ciputat.

 

Ketua Komisi II DPRD Tangsel, Ricky Yuanda mengatakan, pembahasan mengenai masalah Pasar Ciputat sudah dilakukan beberapa kali antara pihaknya dengan Pemkot Tangsel.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Komisi II sendiri sudah meminta bagian hukum Pemkot Tangsel untuk menganalisa kemungkinan pengambilan langkah hukum tersebut.

 

“Yang pertama pada bagian hukum untuk memberikan analisa mungkin apabila kami melakukan gugatan kepada PT Bethania selaku pengelola Pasar Ciputat,” kata Ricky kepada HarianBanten, Kamis, 18 Juni 2026.

 

Di samping itu Pemkot Tangsel juga masih mengumpulkan berkas administrasi sebagai data pelengkap sekaligus berkonsultasi dengan Jaksa Pengacara Negara (JPN) terkait langkah tersebut.

 

Ricky mengungkapkan, PT Bethania sendiri memang memiliki kontrak perjanjian selama 30 tahun untuk mengelola Pasar Ciputat. Kontrak perjanjian itu diteken bersama Pemerintah Kabupaten Tangerang saat Kota Tangsel belum pemekaran.

 

Namun jika pengelolaannya tidak dilakukan dengan cara profesional maka saat ini masyarakat dan Pemkot Tangsel yang merasa dirugikan.

 

Apalagi, lanjutnya, Pemkot Tangsel sedang berupaya merapihkan ulang area Pasar Ciputat sehingga lebih tertata dan tidak semrawut.

 

“Maka dari itu kami sedang menganalisa ada kemungkinan-kemungkinan kami meminta kepada pemerintah untuk melakukan gugatan atau tuntutan, dalam hal ini pemerintah sedang mengkaji bagaimana kemudian potensi-potensinya, data-datanya dan seterusnya,” ungkapnya.

 

Menurutnya, pengelolaan Pasar Ciputat yang tidak profesional termasuk bentuk wanprestasi.

 

“PT Bethnania ini banyak sekali catatan-catatan yang kami temui dari masyarakat, dari lapangan, dari dewan-dewan dapil Ciputat kesemrawutan pengelolaan atau yang biasa kita sebut wanprestasi,” terangnya.

 

“Beberapa informasi yang kami dapatkan bahkan kewajiban-kewajiban PT Bethania ini banyak yang tidak dijalankan, makanya kami mencoba untuk menelusuri, mudah-mudahan ada langkah-langkah strategis, taktis dan tepat sasaran yang akan kita sarankan kepada pemerintah,” pungkasnya.

Berita Terkait

Toyota Agya Tabrak Gerobak Ketoprak di Ciputat, 1 Orang Luka
Dugaan Pelecehan di ICM Tangsel: Polisi Periksa 7 Saksi, Perkara Naik Penyidikan
Viral Tukang Sate di Pondok Aren Tangsel Dipalak Ratusan Juta
Wacana Guru P3K Digaji Pemerintah Pusat, BKAD Tangsel: APBD Bisa Dialokasikan Untuk Program Lain
Sidak Pasar Ciputat Bongkar Puluhan Kios Terisi Tanpa Bayar Retribusi
Dindik Tangsel Senang, Gaji 1.100 Guru PPPK Bakal Dibayar Pusat
Khawatir Ada Korban Lain, DPRD Tangsel Minta Investigasi Dugaan Pelecehan Sekolah Internasional Diperluas
Bikin Resah! Toko Obat di Pondok Aren Digeruduk Warga, Penjual Kabur

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 18:36 WIB

Toyota Agya Tabrak Gerobak Ketoprak di Ciputat, 1 Orang Luka

Rabu, 30 September 2026 - 16:05 WIB

Dugaan Pelecehan di ICM Tangsel: Polisi Periksa 7 Saksi, Perkara Naik Penyidikan

Rabu, 30 September 2026 - 16:02 WIB

Viral Tukang Sate di Pondok Aren Tangsel Dipalak Ratusan Juta

Rabu, 30 September 2026 - 15:59 WIB

Wacana Guru P3K Digaji Pemerintah Pusat, BKAD Tangsel: APBD Bisa Dialokasikan Untuk Program Lain

Selasa, 29 September 2026 - 18:47 WIB

Sidak Pasar Ciputat Bongkar Puluhan Kios Terisi Tanpa Bayar Retribusi

Berita Terbaru

Info Banten

Toyota Agya Tabrak Gerobak Ketoprak di Ciputat, 1 Orang Luka

Rabu, 30 Sep 2026 - 18:36 WIB

Info Banten

Viral Tukang Sate di Pondok Aren Tangsel Dipalak Ratusan Juta

Rabu, 30 Sep 2026 - 16:02 WIB