Golok Diacungkan Saat Tolak Plt PPP Banten, Konflik Internal Kian Memanas

- Pewarta

Senin, 2 Februari 2026 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Golok Diacungkan Saat Tolak Plt PPP Banten, Konflik Internal Kian Memanas

Golok Diacungkan Saat Tolak Plt PPP Banten, Konflik Internal Kian Memanas

HARIANBANTEN – Gejolak internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Banten semakin memanas setelah beredarnya video yang memperlihatkan aksi pengacungan senjata tajam berupa golok dalam penolakan terhadap keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP.

Aksi tersebut terjadi pasca pencopotan Subadri Ushuludin dan Achmad Fauzi alias Rully dari jabatan Ketua dan Sekretaris DPW PPP Banten. Sebagai tindak lanjut, DPP PPP menunjuk Baihaki Sulaiman dan Ida Hamidah sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua dan Sekretaris DPW PPP Banten periode 2021–2026 guna memulihkan roda organisasi dan menyiapkan Musyawarah Wilayah (Muswil).

Namun, alih-alih meredakan konflik, penolakan yang ditunjukkan kubu Subadri justru memicu kegaduhan. Dalam video yang beredar luas, tampak sejumlah orang berdiri di belakang Subadri sambil mengacungkan golok. Aksi tersebut dinilai mencerminkan sikap intimidatif dan mencoreng citra partai berlambang Ka’bah.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seorang kader PPP Banten, Ahmad Yani, menegaskan bahwa perbedaan pandangan di internal partai seharusnya disalurkan melalui mekanisme organisasi, bukan dengan tindakan yang berpotensi menimbulkan ketakutan.

“Ini bukan sekadar penolakan, tapi sudah mengarah pada tindakan yang merusak marwah partai. PPP ini partai politik, bukan arena adu nyali,” ujarnya, Minggu (1/2/2026).

Ia juga menyoroti rapat penolakan Plt yang digelar berdasarkan surat bernomor 295/INT/DPW-PPP/I/2026 tertanggal 30 Januari 2026. Menurutnya, rapat tersebut tidak dihadiri pengurus harian DPW sesuai undangan, sementara masa berlaku SK kepengurusan DPW PPP Banten disebut telah berakhir.

Ahmad Yani menilai sikap Subadri yang tetap ‘keukeuh’ mempertahankan jabatan lebih sarat kepentingan pribadi dibandingkan upaya menyelamatkan partai yang tengah terpuruk pasca Pemilu 2024.

“Penunjukan Plt bersifat sementara. Jika merasa punya legitimasi, jalurnya jelas, yaitu Muswil, bukan dengan tekanan atau aksi provokatif,” tegasnya.

Berita Terkait

Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, 791 Warga Tangsel Ajukan Perubahan Desil
BNN Usul Rokok Vape Dilarang Total, DPR Siap Dukung!
Usai Disidak DPRD, Satpol PP Tangsel Bakal Segel Bangunan Fisik di Pool Taksi Ciater
Tangsel Godok Aturan Baru, Karyawan Resto, Driver Ojol hingga ART Bakal Dilindungi
Sinar Mas Land Raih Dua Penghargaan Bergengsi di IPBA 2026
Kapal Kecelakaan Beruntun, PKB Soroti Petugas Pemeriksa Kelaikan Kapal
Konflik Situ Rompong Antara Warga dan Perusahaan, DPR RI Turun Tangan
Prabowo Copot Purbaya dari Kursi Menkeu, Suahasil Nazara Jadi Pengganti

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 14:19 WIB

Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, 791 Warga Tangsel Ajukan Perubahan Desil

Selasa, 15 September 2026 - 12:41 WIB

BNN Usul Rokok Vape Dilarang Total, DPR Siap Dukung!

Selasa, 15 September 2026 - 10:24 WIB

Usai Disidak DPRD, Satpol PP Tangsel Bakal Segel Bangunan Fisik di Pool Taksi Ciater

Senin, 14 September 2026 - 21:00 WIB

Sinar Mas Land Raih Dua Penghargaan Bergengsi di IPBA 2026

Senin, 14 September 2026 - 20:29 WIB

Kapal Kecelakaan Beruntun, PKB Soroti Petugas Pemeriksa Kelaikan Kapal

Berita Terbaru

Info Banten

BNN Usul Rokok Vape Dilarang Total, DPR Siap Dukung!

Selasa, 15 Sep 2026 - 12:41 WIB