Gudang Kimia Terbakar di Tangsel, Sisa Puing Picu Bau Tajam hingga Warga Pingsan

- Pewarta

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gudang Kimia Terbakar di Tangsel, Sisa Puing Picu Bau Tajam hingga Warga Pingsan

Gudang Kimia Terbakar di Tangsel, Sisa Puing Picu Bau Tajam hingga Warga Pingsan

HARIANBANTEN — Empat hari pascakebakaran gudang bahan kimia di kawasan Taman Tekno, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), puing-puing masih menumpuk di depan bangunan. Rangka dan rak besi yang hangus berserakan, sementara puluhan drum plastik biru diduga berisi cairan kimia tetap berada di sekitar lokasi tanpa penanganan.

Kondisi itu memicu bau menyengat hingga radius sekitar 100 meter. Aroma menyerupai minyak tanah tersebut bahkan disebut lebih kuat dibanding hari sebelumnya. Sejumlah pekerja di kawasan industri mengaku mengalami pusing setelah menghirup udara di sekitar lokasi. Beberapa dilaporkan sempat pingsan saat beraktivitas.

“Iya, ada yang pingsan. Pagi lagi bikin kue, tiba-tiba jatuh. Sebelumnya sudah mengeluh bau dan pusing,” ujar Rohman, penjaga keamanan yang bekerja di samping gudang, Kamis (12/2/2026).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, hingga hari keempat setidaknya dua orang di lingkungannya mengalami pingsan diduga akibat paparan bau tajam tersebut. “Memang sebelumnya sudah pusing dulu,” katanya.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, yang meninjau lokasi meminta sisa material segera diangkut ke fasilitas pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). Ia mengingatkan potensi residu cair menguap dan partikelnya terhirup masyarakat.

“Jangan sampai residu yang tadinya pestisida cair ini menguap dan terhirup warga,” ujarnya.

Sementara itu, Manajer Operasional PT Biotek Saranatama, Luki, mengatakan pihaknya telah menyiapkan pembuangan limbah ke Kabupaten Bogor. Namun langkah itu tertunda karena puing masih dibutuhkan untuk penyelidikan kepolisian.

“Kalau sudah diizinkan, hari itu juga akan langsung kami alihkan,” katanya.

Warga berharap proses penyelidikan segera rampung agar pembersihan dilakukan dan bau tajam tak lagi mengganggu aktivitas di kawasan tersebut.

Berita Terkait

Aksi Pecah Kaca Mobil di Tangsel, Dompet Hingga Laptop Raib Digondol Pelaku
Niat Bakar Sate, Pemuda Ciputat Malah Terbakar Usai Siram Arang Dengan Bensin
Lapak Kayu di Pondok Cabe Kebakaran, Kerugian Capai Rp500 Juta
Pemkot Tangsel Wanti-Wanti Limbah Hewan Kurban Tidak Dibuang Sembarangan
Penjelasan BMKG Soal Angin Kencang yang Hancurkan 33 Atap Rumah di Ciputat
Pemkot Tangsel Bagikan 10.000 Wadah Ramah Lingkungan Untuk Distribusi Daging Kurban
Belasan WN China Kedapatan Selundupkan 17,55 Kilogram Emas Senilai Rp45,73 Miliar
33 Rumah di Ciputat Rusak Akibat Diterjang Angin Kencang

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:36 WIB

Aksi Pecah Kaca Mobil di Tangsel, Dompet Hingga Laptop Raib Digondol Pelaku

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:10 WIB

Niat Bakar Sate, Pemuda Ciputat Malah Terbakar Usai Siram Arang Dengan Bensin

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:54 WIB

Lapak Kayu di Pondok Cabe Kebakaran, Kerugian Capai Rp500 Juta

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:05 WIB

Pemkot Tangsel Wanti-Wanti Limbah Hewan Kurban Tidak Dibuang Sembarangan

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:01 WIB

Penjelasan BMKG Soal Angin Kencang yang Hancurkan 33 Atap Rumah di Ciputat

Berita Terbaru

Pers Rilis

Hainan: Etalase Kebijakan Pintu Terbuka Tiongkok

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:45 WIB