Korban Perundungan SMPN 10 Tangsel Belum Lapor Polisi, Kapolres: Penegakan Hukum Upaya Terakhir

- Pewarta

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

HARIANBANTEN.COM – Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel), AKBP Boy Jumalolo, menyebut para korban perundungan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 10 Tangsel belum membuat laporan Polisi.

 

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sampai sekarang belum ada (laporan kejadian dugaan perundungan),” kata Boy, Senin 26 Oktober 2026.

 

Boy menerangkan, saat ini pihak kepolisian masih fokus untuk mengumpulan dan menganalisis informasi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

 

Proses itu dilakukan bersama dengan berbagai instansi terkait, mulai dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) hingga UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Tangsel.

 

“Hari ini kita baru assesment awal ya, assesment awal dengan pihak UPTD, dari Dindik juga, pemerintah kota ya, pihak sekolah juga,” tuturnya.

 

Boy mengungkapkan, penanganan dugaan perundungan harus dilakukan secara komprehensif, apalagi melibatkan anak di bawah umur.

 

Oleh karena itu, lanjutnya, penanganan secara hukum merupakan langkah terakhir.

 

“Pihak kepolisian ini adalah upaya terakhir ya. Nanti tetap kita mendepankan nanti untuk kita komunikasi lebih lengkap, lebih komprehensif lagi dengan pihak-pihak yang tentu saya sebutkan. Nanti yang polisi itu terkait dengan penegakan hukum itu yang terakhir,” pungkasnya.

Berita Terkait

Air Tercemar Sebabkan Muntaber Massal, Warga Serpong Lagoon Tuntut Kompensasi Rp539 Juta
Korban dan Terduga Pelaku Perundungan SMPN 10 Tangsel Tergabung dalam Geng ‘The Ladies’
14 Siswi SMPN 10 Tangsel Korban Perundungan Akan Dapat Pendampingan Psikologis
Dindikbud Tangsel Dalami Dugaan Perundungan 14 Siswi SMPN 10, Sekolah Masih Lakukan Investigasi
Tiang Beton di Jalan Serpong Roboh, Diduga Gegara Kabel Ketarik Truk
Rano Alfath dan DPC PKB Tangsel Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Buaran
14 Siswi SMP di Tangsel Diduga Dibully Kakak Kelas, Dipaksa Minum Racikan Kopi Campur Saus
Nekat Beraksi Pagi Hari, Seorang Pria Jambret Kalung Emak-emak di Pamulang

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Korban Perundungan SMPN 10 Tangsel Belum Lapor Polisi, Kapolres: Penegakan Hukum Upaya Terakhir

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Air Tercemar Sebabkan Muntaber Massal, Warga Serpong Lagoon Tuntut Kompensasi Rp539 Juta

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Korban dan Terduga Pelaku Perundungan SMPN 10 Tangsel Tergabung dalam Geng ‘The Ladies’

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:08 WIB

14 Siswi SMPN 10 Tangsel Korban Perundungan Akan Dapat Pendampingan Psikologis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Dindikbud Tangsel Dalami Dugaan Perundungan 14 Siswi SMPN 10, Sekolah Masih Lakukan Investigasi

Berita Terbaru