Maria Teresa Kembali Bagikan Ribuan Buku Tulis, Sasar Pelajar Hingga Santri di Tangsel

- Pewarta

Kamis, 3 September 2026 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Maria Teresa Suhardja, kembali membagikan buku tulis kepada anak-anak. Pendistribusian kali ini menyasar para siswa tingkat SD, SMP hingga santri di sejumlah pondok pesantren.

 

Maria mengatakan, pembagian buku merupakan salah satu bentuk kepedulian dirinya untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak di Kota Tangsel. Dalam sepekan terakhir, buku yang didistribukan sebanyak 5.000.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Buku tulis mungkin sederhana, tetapi bagi seorang anak, buku adalah bagian dari proses mereka belajar, menulis, berpikir, dan mengembangkan cita-cita,” kata Maria dalam keterangannya, Kamis, 3 September 2026.

 

Menurutnya kebutuhan seperti buku dan alat tulis kerap dianggap sederhana. Namun, bagi keluarga yang berada dalam kondisi ekonomi sulit, kebutuhan tersebut tetap dapat menjadi beban.

 

“Kita tidak boleh menganggap kebutuhan pendidikan sebagai sesuatu yang tidak penting,” tuturnya.

 

Ia mengungkapkan, pembagian 5.000 buku tulis tersebut bukan dimaksudkan sebagai solusi atas seluruh persoalan pendidikan dan literasi di Tangsel.

 

Namun langkah tersebut merupakan bentuk nyata untuk mengambil bagian dari kebutuhan anak-anak di lapangan.

 

“Ini adalah langkah kecil. Tetapi saya percaya perubahan juga bisa di mulai dari hal-hal kecil yang dilakukan secara konsisten,” katanya.

 

Maria Teresa juga menilai penguatan literasi harus menjangkau seluruh jenjang pendidikan. Karena itu pembagian buku tidak hanya dilakukan di sekolah dasar dan menengah, tetapi juga menyasar pondok pesantren.

 

“Anak-anak kita baik yang belajar di SD, SMP maupun di pondok pesantren, memiliki hak yang sama untuk mendapatkan kesempatan belajar dan berkembang. Kita ingin budaya membaca dan menulis tumbuh di semua lingkungan pendidikan,” terangnya.

 

Ia berharap semakin banyak pihak yang ikut mengambil peran dalam mendukung pendidikan dan literasi di Kota Tangerang Selatan.

 

“Jangan sampai seorang anak kehilangan kesempatan untuk belajar hanya karena tidak memiliki buku untuk menulis. Kalau kita mampu membantu, mari kita bantu. Karena dari sebuah buku tulis, bisa lahir sebuah gagasan, cita-cita, dan masa depan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Viral Konser Orchestra Experience di BSD Batal Mendadak, Penonton Lapor Polisi
Polisi Temukan Surat Wasiat di Motor Pria yang Ditemukan Tewas di Kali Sasak Ciputat
Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Kali Sasak Ciputat, Warga Sempat Lihat Korban Pesta Miras
Temuan Penyakit Influenza A di Tangsel Capai 256 Kasus
Wakil Walikota Tangsel Ungkap Alasan Utama Kepala Dispora Mundur
Guru ICM Ditetapkan Tersangka Pelecehan, Langsung Ditahan
Benyamin Dukung Langkah Dindik Banten Kirim Pelajar Bermasalah ke Barak TNI
Bikin Geger! Kepala Dispora Tangsel Mundur Jelang Porprov Banten, Ada Apa?

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Viral Konser Orchestra Experience di BSD Batal Mendadak, Penonton Lapor Polisi

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Polisi Temukan Surat Wasiat di Motor Pria yang Ditemukan Tewas di Kali Sasak Ciputat

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Kali Sasak Ciputat, Warga Sempat Lihat Korban Pesta Miras

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Temuan Penyakit Influenza A di Tangsel Capai 256 Kasus

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Wakil Walikota Tangsel Ungkap Alasan Utama Kepala Dispora Mundur

Berita Terbaru