HARIANBANTEN.COM – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke-81, bendera merah putih berukuran raksasa dibentangkan di atas Situ Gintung, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Bendera berukuran 40 x 25 meter itu dibentangkan oleh 130 orang yang terdiri dari Polisi Udara, Satpol PP, hingga berbagai relawan dari komunitas yang ada di Kota Tangsel.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Koordinator Forum Potensi Kota Tangsel, Dudi Iskandar mengatakan, pembentangan bendera merah putih raksasa merupakan yang kedua kalinya di lakukan di Situ Gintung.
Sebelumnya pada HUT RI ke-80, bendera berukuran serupa juga dibentangkan di lokasi yang sama.
Baca Juga:
HUT RI Ke-81, Pemkot Tangsel Beri Diskon Pajak BPHTB Hingga 17 September
1.306 Napi Lapas Kelas I Tangerang Dapat Remisi HUT RI, 7 Langsung Bebas
“Got Beef?”, Aussie Beef Ajak Penggemar di Asia Tenggara Redakan Rivalitas Sepak Bola lewat Makanan
“Hari ini kita bikin acara pembentangan bendera di Situ Gintung. Diikuti oleh Polisi Udara, Satpol PP dan macam-macam, banyak pesertanya,” kata Dudi di lokasi kegiatan, Senin, 17 Agustus 2026.
Dudi menjelaskan, meski ini merupaka kegiatan yang kedua, namun persiapan pembentangan bendera tetap memerlukan persiapan yang matang.
Baca Juga:
XCMG Percepat Pengiriman Alat Berat untuk Proyek Infrastruktur dan Pertambangan di Berbagai Negara
Ratusan Kader PKB Tangsel Ikuti Khotmil Quran dan Tasyakuran Kemerdekaan
“Satu bulan kita persiapan untuk kegiatannya. Mulai dari pengadaan bendera, terus juga koordinasi perizinan dan segala macam sampai dengan simulasi pembentangan di lokasi air,” jelasnya.
Menurutnya pembentangan bendera di air memiliki kesulitan berbeda dengan di darat. Mulai dari suhu yang lebih dingin hingga potensi cidera.
Oleh karena itu untuk memastikan proses kegiatan berjalan lancar, pihaknya juga menyiagakan petugas medis dari beberapa instansi.
Baca Juga:
Kronologi Ketua RT di Pamulang Jadi Tersangka, Kasus Berawal Dari Teguran Bakar Sampah
Berawal Dari Menegur Bakar Sampah, Ketua RT di Pamulang Jadi Tersangka
“Kalau kesulitan sih relatif ya, karena memang secara teknis kalau kita memang main di air itu sudah pasti, pertama suhu air juga dingin, terus juga banyak keram dan
segala macam,” tuturnya.
“Tapi kita sudah standby-in teman-teman medis dari berbagai lembaga, mereka sudah siap bantu dan mereka hadir hari ini.
Terus juga didukung dengan tim SAR yang standby kalau memang ada kejadian yang tidak diinginkan,” tambahnya.
Dudi mengungkapkan, aktivitas pembentangan merah putih raksasa tersebut cukup mencuri perhatian masyarakat untuk hadir menyaksikan langsung.
Dengan begitu, ia berharap kegiatan itu dapat dilakukan setiap tahun dalam perayaan HUT kemerdekaan Republik Indonesia.
“Harapannya sih mungkin setiap tahun kita bisa ada pelaksanaan peringatan di
danau, sekalian memperkenalkan destinasi Situ Gintung karena memang milik
kita bersama, harapannya adalah kita jaga bersama,” pungkasnya.












