Polisi Tangkap Oknum Satpol PP Tangsel Bisnis Makanan Kedaluwarsa di Viktor

- Pewarta

Sabtu, 5 Juli 2025 - 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Makanan Kadaluarsa

Ilustrasi Makanan Kadaluarsa

Harian Banten — Polisi Polda Metro Jaya menggerebek sebuah gudang yang digunakan untuk menampung dan mengemas ulang produk makanan kedaluwarsa di Jalan Raya Viktor, Buaran, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Kamis (3/7/2025) malam. Dalam penggerebekan tersebut, lima orang diamankan, termasuk seorang oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan.

Oknum Satpol PP berinisial A, yang juga dikenal dengan sapaan “Bule”, diduga sebagai pemilik gudang. Dari lokasi, polisi menyita berbagai barang bukti berupa makanan dan produk rumah tangga yang telah melewati batas kedaluwarsa. Barang-barang tersebut sebelumnya diduga berasal dari sejumlah ritel besar, kemudian dikemas ulang dan dijual kembali ke pasaran.

“Sudah lama aktivitas di gudang itu mencurigakan warga. Akhirnya digerebek polisi,” kata Ketua RT setempat, saat ditemui wartawan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris Satpol PP Kota Tangerang Selatan, Taufik Wahidin, membenarkan adanya penangkapan oknum anggotanya. Ia mengatakan pihaknya akan menunggu proses hukum yang berjalan.

“Benar, ada anggota kami yang diamankan terkait kasus tersebut. Kami menghormati proses hukum yang sedang dilakukan kepolisian,” ujar Taufik Wahidin.

Lebih lanjut Taufik Wahidin pun menambahkan bahwa perilaku anggotanya tersebut tanpa sepengetahuan Pimpinan di Satpol PP dan memang murni usaha pribadi.

“Info dari anggota itu dia (pelaku) usahanya sudah setahun. Dan itu murni dia pribadi, tidak terkait dengan Satpol PP,” tegasnya.

Saat ini, kelima orang yang diamankan tengah diperiksa intensif di Polda Metro Jaya untuk pendalaman lebih lanjut. Polisi masih mendalami sejauh mana peredaran produk kedaluwarsa tersebut dan kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Kasus ini menjadi sorotan publik mengingat keterlibatan aparat penegak perda dalam bisnis ilegal yang membahayakan kesehatan masyarakat. Polisi juga mengimbau masyarakat lebih waspada terhadap produk makanan yang dibeli dan selalu memeriksa tanggal kedaluwarsa pada kemasan.

Berita Terkait

Ratusan Kader PKB Tangsel Ikuti Khotmil Quran dan Tasyakuran Kemerdekaan
Pamulang Jadi Wilayah Paling Banyak Perceraian di Tangsel
Kronologi Ketua RT di Pamulang Jadi Tersangka, Kasus Berawal Dari Teguran Bakar Sampah
Berawal Dari Menegur Bakar Sampah, Ketua RT di Pamulang Jadi Tersangka
Rayakan HUT Ke-25, Demokrat Tangsel Gelar Aksi Bersih-bersih Situ Gintung
Masih Bandel Pasang di Atas Tanah, Kabel Provider Internet di Ciputat Diputus Paksa
Walikota Tangsel: Jajaran Direksi BUMD Pasar Harus Profesional
Pemkot Tangsel Matangkan Persiapan Porprov 2026, 20 Venue Masih Lobi Harga

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Ratusan Kader PKB Tangsel Ikuti Khotmil Quran dan Tasyakuran Kemerdekaan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Pamulang Jadi Wilayah Paling Banyak Perceraian di Tangsel

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:54 WIB

Kronologi Ketua RT di Pamulang Jadi Tersangka, Kasus Berawal Dari Teguran Bakar Sampah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:31 WIB

Berawal Dari Menegur Bakar Sampah, Ketua RT di Pamulang Jadi Tersangka

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Rayakan HUT Ke-25, Demokrat Tangsel Gelar Aksi Bersih-bersih Situ Gintung

Berita Terbaru

Info Banten

Pamulang Jadi Wilayah Paling Banyak Perceraian di Tangsel

Sabtu, 15 Agu 2026 - 14:47 WIB