Steel Architectural Awards ASEAN 2026 Perkuat Kolaborasi Regional untuk Mendorong Keunggulan Arsitektur

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 3 Agustus 2026 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINGAPURA, 3 Agustus 2026 /PRNewswire/ — Steel Architectural Awards ASEAN kembali hadir untuk kedua kalinya sebagai ajang yang mempertemukan para arsitek di Asia Tenggara guna mendorong keunggulan desain, berbagi pengetahuan, dan memperkuat kolaborasi di tingkat regional. Rangkaian program ini akan mencapai puncaknya pada ASEAN Awards Ceremony yang digelar di Bangkok, Thailand, pada November 2026, sekaligus menjadi ajang pengumuman pemenang tingkat ASEAN.

Program ini diselenggarakan oleh NS BlueScope bekerja sama dengan Association of Siamese Architects under Royal Patronage (ASA), Ikatan Arsitek Indonesia (IAI)University of Architecture Ho Chi Minh City (UAH)Universiti Teknologi Malaysia (UTM)Australian Chamber of Commerce, Singapore (AustCham Singapore)Glenn Murcutt Architecture Foundation Australia, dan ArchDaily. Para Arsitek dari Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam diundang untuk mengirimkan proyek yang telah selesai dibangun dengan menampilkan inovasi, aspek keberlanjutan, serta keunggulan desain melalui pemanfaatan solusi baja BlueScope.

Penyelenggaraan ajang tahun ini juga memperluas kolaborasi dengan kalangan akademisi, pelaku industri, dan media. Universiti Teknologi Malaysia (UTM) bergabung sebagai mitra akademik baru, sementara Glenn Murcutt Architecture Foundation Australia kembali menghadirkan perspektif mengenai desain yang selaras dengan lingkungan, responsif terhadap iklim, dan berpijak pada karakter lokal. Di sisi lain, ArchDaily akan turut memperluas eksposur proyek-proyek pemenang ke tingkat global.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengusung tema "Timeless Design with Coated Steel", ajang penghargaan tahun ini menyoroti karya arsitektur yang dirancang untuk bertahan dalam jangka panjang. Penilaian tidak hanya menitikberatkan pada estetika, namun juga pada kemampuan bangunan merespons iklim, budaya, dan konteks setempat, serta mendukung cara masyarakat hidup dan bekerja.

"Desain yang mampu bertahan melampaui waktu tidak hanya ditentukan oleh nilai estetika, melainkan juga kemampuan sebuah bangunan untuk terus beradaptasi dan menjawab kebutuhan lingkungan maupun masyarakat seiring berjalannya waktu," ujar Wakil Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), Ar. Firman Setia Herwanto. "Pemanfaatan material seperti baja berlapis (coated steel) secara tepat akan meningkatkan daya tahan, performa, serta relevansi bangunan dalam jangka panjang."

Penghargaan akan diberikan dalam empat kategori, yakni IndustrialCommercialResidential, serta Institutional, Public & Others. Penilaian dilakukan oleh dewan juri yang terdiri atas Ar. Geoff Croker, Principalfjcstudio (Australia); Ar. Firman Setia Herwanto, Wakil Ketua IAI (Indonesia); Ar. Dr. Serina Hijjas, PrincipalHijjas Kasturi Associates (Malaysia); Ar. Kulthida Songkittipakdee, Vice President, ASA sekaligus Principal Architect, Jenchieh Hung + Kulthida Songkittipakdee / HAS Design and Research (Thailand); serta Ar. Dr. Truong Nguyen Hoang Long, Head of Environment and Sustainable Design, University of Architecture Ho Chi Minh City (UAH) (Vietnam).

Rangkaian program diawali dengan proses seleksi di masing-masing negara sebelum berlanjut ke ASEAN Awards Ceremony di Bangkok. Di ajang tersebut, para pemenang tingkat ASEAN akan memperoleh penghargaan, serta menjadi bagian dari diskusi regional yang lebih luas mengenai desain, inovasi, dan kontribusi arsitektur bagi masyarakat.

"Program ini menjadi wadah bagi para arsitek untuk menampilkan karya, mendapatkan pengakuan, serta mendorong kemajuan arsitektur di kawasan ASEAN," ujar President, Association of Siamese Architects under Royal Patronage (ASA), Ar. Asae Sukhyanga. "Penyelenggaraan ASEAN Awards Ceremony di Thailand juga mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi dan kreativitas di tingkat regional."

Para pemenang tingkat ASEAN akan mengikuti program pembelajaran dan pertukaran selama satu pekan di Australia. Pada penyelenggaraan di tahun 2024, para pemenang mengunjungi Sydney dan Brisbane untuk bertemu dengan arsitek terkemuka, mengunjungi berbagai proyek ikonik, serta menghadiri Australian Architecture Conference di Sydney Opera House.

Informasi selengkapnya: Steel Architectural Awards ASEAN

Berita Terkait

Mintoak Mengumumkan Akuisisi terhadap Perusahaan Fintech ICC Loyalty yang Berkantor Pusat di Timur Tengah.
Pangsa Pasar Minyak Sawit Berkelanjutan Bersertifikat Berpotensi Mencapai 40%
Aquatech Mengakuisisi Metichem, Memperluas Kapabilitas Layanan Air di Kawasan MENA dan Asia Tenggara
WEPSEA 2026 Bahas Peran AI, Isu Keberlanjutan, dan Pertumbuhan Industri Melalui Lebih dari 20 Konferensi dan Forum Jejaring Bisnis
Bidik Pasar “Aftermarket” Otomotif, ZF Aftermarket Gandeng MKN sebagai Distributor Tunggal TRW di Indonesia
NOL World Luncurkan Platform Pemesanan Akomodasi bagi Penggemar K-Pop yang Berkunjung ke Korea Selatan
China-ASEAN Alliance for Lifelong Learning Resmi Diluncurkan
Cathay United Bank dan Indovina Bank Dorong Penguatan Daya Tahan Bisnis di Tengah Kondisi Dunia yang Tidak Menentu

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:52 WIB

Mintoak Mengumumkan Akuisisi terhadap Perusahaan Fintech ICC Loyalty yang Berkantor Pusat di Timur Tengah.

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Pangsa Pasar Minyak Sawit Berkelanjutan Bersertifikat Berpotensi Mencapai 40%

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:43 WIB

Aquatech Mengakuisisi Metichem, Memperluas Kapabilitas Layanan Air di Kawasan MENA dan Asia Tenggara

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:30 WIB

WEPSEA 2026 Bahas Peran AI, Isu Keberlanjutan, dan Pertumbuhan Industri Melalui Lebih dari 20 Konferensi dan Forum Jejaring Bisnis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 02:37 WIB

Bidik Pasar “Aftermarket” Otomotif, ZF Aftermarket Gandeng MKN sebagai Distributor Tunggal TRW di Indonesia

Berita Terbaru

Info Banten

Anggota DPRD Tangsel Gus Andi Meninggal Dunia Karena Kecelakaan

Selasa, 4 Agu 2026 - 21:14 WIB