Tangsel Banjir dan Longsor Terjang Banyak Titik, Ratusan KK Terdampak

- Pewarta

Sabtu, 4 April 2026 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN BANTEN – Hujan deras yang mengguyur Kota Tangerang Selatan pada Sabtu (4/4/2026) memicu bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah. Dampaknya, ratusan kepala keluarga harus menghadapi genangan air hingga kerusakan lingkungan di sekitar tempat tinggal mereka.

Banjir melanda sejumlah titik di wilayah Pamulang dengan ketinggian air bervariasi. Di Komplek MA Pamulang Timur, air menggenang setinggi 20–40 cm dan berdampak pada 90 KK. Sementara itu, kawasan BPI RW 04 Pamulang Timur mengalami genangan hingga 30–90 cm dengan 300 KK terdampak, dan kondisi hingga Sabtu sore masih belum surut.

“Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sekitar pukul 14.45 hingga pukul 17.20 WIB, sejumlah titik masih tergenang air maupun terdampak longsor.”

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di wilayah lain seperti Perum BPI Blok F Pamulang Barat, banjir setinggi 40 cm berdampak pada 100 KK. Bahkan di Jalan Ketapang dan Akasia, ketinggian air mencapai hingga 100 cm. Sejumlah kawasan lain seperti Lembah Pinus, Griya Jakarta 2, hingga Serpong juga mengalami genangan dengan ratusan warga terdampak dan kondisi masih berlangsung hingga saat ini.

“Warga yang terdampak sebanyak 300 kepala keluarga (KK) dan kondisi di lokasi hingga saat ini masih tergenang air.”

Selain banjir, bencana longsor juga terjadi di beberapa titik terutama di Kecamatan Setu dan sekitarnya. Longsor di Jalan Sengkol dan Kampung Sengkol menyebabkan kerusakan akses jalan serta tembok rumah warga. Bahkan di beberapa lokasi lain seperti Keranggan dan Buaran, longsor mengganggu aktivitas warga dan merusak bagian rumah.

“Longsor berdampak pada akses jalan warga serta merusak beberapa bagian rumah di sejumlah titik.”

Hingga kini, kondisi banjir dan longsor di Tangerang Selatan masih dalam pemantauan pihak berwenang. Warga diimbau tetap waspada karena potensi bencana susulan masih bisa terjadi sewaktu-waktu.

Sumber Berita: halobanten.com

Berita Terkait

Korban Perundungan SMPN 10 Tangsel Belum Lapor Polisi, Kapolres: Penegakan Hukum Upaya Terakhir
Air Tercemar Sebabkan Muntaber Massal, Warga Serpong Lagoon Tuntut Kompensasi Rp539 Juta
Korban dan Terduga Pelaku Perundungan SMPN 10 Tangsel Tergabung dalam Geng ‘The Ladies’
14 Siswi SMPN 10 Tangsel Korban Perundungan Akan Dapat Pendampingan Psikologis
Dindikbud Tangsel Dalami Dugaan Perundungan 14 Siswi SMPN 10, Sekolah Masih Lakukan Investigasi
Tiang Beton di Jalan Serpong Roboh, Diduga Gegara Kabel Ketarik Truk
Rano Alfath dan DPC PKB Tangsel Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Buaran
14 Siswi SMP di Tangsel Diduga Dibully Kakak Kelas, Dipaksa Minum Racikan Kopi Campur Saus

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Korban Perundungan SMPN 10 Tangsel Belum Lapor Polisi, Kapolres: Penegakan Hukum Upaya Terakhir

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Air Tercemar Sebabkan Muntaber Massal, Warga Serpong Lagoon Tuntut Kompensasi Rp539 Juta

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Korban dan Terduga Pelaku Perundungan SMPN 10 Tangsel Tergabung dalam Geng ‘The Ladies’

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:08 WIB

14 Siswi SMPN 10 Tangsel Korban Perundungan Akan Dapat Pendampingan Psikologis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Dindikbud Tangsel Dalami Dugaan Perundungan 14 Siswi SMPN 10, Sekolah Masih Lakukan Investigasi

Berita Terbaru