Pencak Silat Bangkit di Tangsel! Festival C-MORE 2025 Seru, Pesertanya Didominasi Perempuan

- Pewarta

Sabtu, 19 Juli 2025 - 12:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harian Banten -Pencak silat bukan sekadar bela diri, tapi juga warisan budaya yang terus dijaga. Hal inilah yang menjadi semangat dalam Festival C-MORE Championship 2025, yang digelar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Tangerang Selatan bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Tangsel, Jumat (18/7), di Plaza Puspemkot Tangsel, Ciputat.

Sebanyak 100 peserta dari 15 perguruan silat ambil bagian dalam festival ini, yang memperebutkan Piala Wali Kota Tangsel. Menariknya, mayoritas peserta justru berasal dari kalangan perempuan.

Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, membuka langsung acara dan mengapresiasi kegiatan ini sebagai bentuk nyata pelestarian budaya lokal.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya senang bisa menyaksikan langsung. Ini bukti semangat Tangsel menjaga budaya leluhur,” ujar Pilar.

Ketua IPSI Tangsel, Delima Bungsu, menyebut C-MORE tahun ini merupakan penyelenggaraan kedua, dan kali pertama bersinergi dengan Dindikbud. Ia menegaskan bahwa festival ini bukan ajang seleksi atlet, melainkan ruang ekspresi seni dan pelestarian nilai-nilai tradisi pencak silat.

“Prestasi memang penting, tapi kita ingin generasi muda juga paham akar budaya setiap gerakan silat. Di sinilah peran festival seperti ini,” jelas Delima.

Festival ini mempertandingkan tiga kategori usia: usia dini, pra-remaja, dan remaja, dengan sistem penilaian berdasarkan prinsip Wiraga (gerak), Wirama (irama), dan Wirasa (rasa). Penjurian dilakukan oleh dewan juri berkompeten di bidang silat tradisional.

Tak hanya medali dan uang pembinaan, piala bergilir Wali Kota Tangsel juga disiapkan untuk para juara umum di tiap kategori.

Kepala Dindikbud Tangsel, Deden Deni, menambahkan bahwa festival ini sekaligus menjadi bagian dari pendidikan karakter siswa di Tangsel.

“Lewat pencak silat, generasi muda bisa belajar disiplin, hormat kepada sesama, dan tentu saja cinta budaya Indonesia,” ujar Deden.

Festival ini juga menjadi ajang silaturahmi antarperguruan dan mempertegas komitmen Kota Tangsel dalam menjaga budaya, khususnya pencak silat sebagai identitas bangsa.

Berita Terkait

Aksi Nekat di Pabrik Nikomas, Pelaku Utama Masih Buron Usai 3 Rekannya Disidang
20 Truk Disalurkan ke Koperasi Merah Putih Cilegon, Harga Pangan Siap Ditekan!
Ruang Kelas Tak Ada, Puluhan Siswa Siswa SD di Pandeglang Belajar di Musala
Pemerintah Siapkan 5 Kampung Nelayan Modern di Tangerang, Ada Pabrik Es!
Takut Keracunan MBG? Pelajar Ini Jawab dengan Teknologi Canggih Berbasis AI
25 Tahun Terabaikan! Jalan Nyikambang Cilegon Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini
Gudang Gas Oplosan Digerebek! Polda Banten Bongkar Praktik Curang LPG 3 Kg di Lebak
Kasasi Dikabulkan! Status Lahan Situ Ranca Gede Berbalik, Fakta Lapangan Bikin Bingung

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:29 WIB

Aksi Nekat di Pabrik Nikomas, Pelaku Utama Masih Buron Usai 3 Rekannya Disidang

Jumat, 17 April 2026 - 15:29 WIB

20 Truk Disalurkan ke Koperasi Merah Putih Cilegon, Harga Pangan Siap Ditekan!

Jumat, 17 April 2026 - 15:29 WIB

Pemerintah Siapkan 5 Kampung Nelayan Modern di Tangerang, Ada Pabrik Es!

Kamis, 16 April 2026 - 15:50 WIB

Takut Keracunan MBG? Pelajar Ini Jawab dengan Teknologi Canggih Berbasis AI

Kamis, 16 April 2026 - 10:39 WIB

25 Tahun Terabaikan! Jalan Nyikambang Cilegon Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini

Berita Terbaru