HARIANBANTEN.COM – Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, memastikan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Tangsel tidak akan mendapatkan jatah proyek dari pemerintah.
Oleh karena itu jika para pengusaha ingin mengerjakan suatu proyek atau kegiatan di lingkungan pemerintah harus mengikuti aturan yang berlaku melalui proses lelang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Engga ada (alokasi proyek untuk Kadin). Kalau itu sudah ada aturan yang mewadahinya. Gak boleh, sudah ada aturan. silahkan pelelangan itu terbuka secara umum,” kata Benyamin di acara pelantikan Kadin Tangsel, Senin, 18 Mei 2026.
Pada kesempatan itu Benyamin pun meminta agar para pengusaha di Kadin Tangsel untuk fokus pada sektor UMKM.
Baca Juga:
Radisson Hotel Group Luncurkan Teknologi “Price Matching” Berbasis AI yang Bekerja Otomatis
Hari Pertama Operasi Berantas Jaya, Polres Tangsel Tangkap 3 Pelaku Curanmor
Menurutnya terdapat beberapa sektor UMKM yang bisa dimaksimalkan oleh Kadin, mulai dari kuliner hingga kerajinan.
Dengan adanya kehadiran Kadin, sektor UMKM diharapkan dapat bertumbuh lebih cepat sehingga bisa menjadi tulang punggung ekonomi Kota Tangsel.
Baca Juga:
Polres Tangsel Kerahkan 36 Personel Operasi Berantas Jaya, Tak Segan Tembak Pelaku Curanmor
Wanita Jual Emas Palsu Ditangkap di Tangsel, Sudah Beraksi 20 Kali
“Maka Kadin harus banyak merambah kegiatan-kegiatan di sektor swasta, terutama UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi Kota Tangsel,” tuturnya.
Kendati akan berperan besar dalam meningkatkan UMKM di Kota Tangsel, Benyamin memastikan tak akan memberikan alokasi anggaran kepada Kadin.
Hal itu tak terlepas karena Kadin merupakan organisasi pengusaha yang bersifat mendiri.
Baca Juga:
Mesin Cuci Korslet Sebabkan 2 Rumah di Poris Tangerang Kebakaran
Kebakaran TPA Jatiwaringin Konsekuensi Kegagalan Sistem Pengelolaan Sampah
Seragam Sekolah Gratis di Tangsel Bagikan Bertahap, Siswa Jalur Afirmasi Didahulukan
“Tidak ada. Kadin sifatnya mandiri, tidak boleh ada intervensi dari pemerintah,” pungkasnya.









