Siswa yang Tidak Keterima SMP Negeri di Tangsel Dapat Bantuan Rp1,8 Juta Pertahun

- Pewarta

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) akan memberikan bantuan biaya pendidikan bagi siswa yang tidak keterima di SMP Negeri.

 

Kepala Dindikbud Tangsel, Deden Deni mengatakan, pemerintah menyediakan kuota sebanyak 5.000 siswa yang nantinya akan mendapatian bantuan pendidikan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Nantinya setiap siswa akan mendapatkan uang sebesar Rp1,8 juta untuk meringankan beban biaya pendidikan.

 

“Sama dengan tahun sebelumnya sekitar 5.000 an siswa. Nominal masih Rp1,8 juta per tahun per siswa,” kata Deden ketika dikonfirmasi, Rabu, 3 Juni 2026.

 

Ia menjelaskan, siswa yang tidak keterima di SMP Negeri akan diarahkan mendaftar di sekolah swasta pendamping.

 

Hingga saat ini terdapat 91 sekolah swasta pendamping di Kota Tangsel yang bisa menjadi alternatif para siswa.

 

“Kita punya 91 sekolah pendamping bagi yang tidak diterima di negeri, diarahkan ke sekolah pendamping swasta dengan bantuan biaya pendidikan,” ungkapnya.

 

Deden menyebut, pada tahun ajaran 2026/2027 ini, pihaknya akan menerima 9.976 calon siswa untuk di 24 SMP Negeri yang ada di Kota Tangsel.

 

Angka itu tak jauh beda dari Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun lalu. Pasalnya rombongan belajar (rombel) di masing-masing sekolah tidak mengalami perubahan yang signifikan.

 

“Kurang lebih enggak jauh berbeda dengan tahun kemarin. Di masing-masing sekolah kan rombelnya 42 sebagian, ada yang di bawah 40, ada yang 37 atau 38. Jadi ya secara umum sih tidak ada yang jauh berbeda,” pungkasnya.

Berita Terkait

LBH GP Ansor Bela Warga Legoso, Minta Pemkot Tangsel Buka Kajian Sebelum Pembongkaran
Bangunan Diminta Kosong Sebelum September, Warga Legoso: Kami Tidak Terima!
DLHK Banten Segel Tiga Industri Ilegal Diduga Jadi Penyebab Sungai Cisadane Menghitam
Korsleting Listrik Jadi Pemicu Kebakaran Ruko Pasar Ciputat, Kerugian Capai Puluhan Juta
Ruko Pasar Ciputat Kebakaran, Kobaran Api Terlihat Dari Kejauhan
Anggota DPRD Tutup Pabrik Es Kristal di Serpong, Diduga Jadi Penyebab Sumur Warga Kering
Damkar Tangsel: Sistem Proteksi Kebakaran Gedung Puspemkot dan DPRD Belum Maksimal
DPRD Tangsel Minta Pejabat yang Baru Dirotasi Cepat Adaptasi, Singgung APBD 2027 

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:50 WIB

LBH GP Ansor Bela Warga Legoso, Minta Pemkot Tangsel Buka Kajian Sebelum Pembongkaran

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:49 WIB

Bangunan Diminta Kosong Sebelum September, Warga Legoso: Kami Tidak Terima!

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:54 WIB

DLHK Banten Segel Tiga Industri Ilegal Diduga Jadi Penyebab Sungai Cisadane Menghitam

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:55 WIB

Korsleting Listrik Jadi Pemicu Kebakaran Ruko Pasar Ciputat, Kerugian Capai Puluhan Juta

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:22 WIB

Ruko Pasar Ciputat Kebakaran, Kobaran Api Terlihat Dari Kejauhan

Berita Terbaru

Pers Rilis

High Tea bertema Winnie the Pooh Disney di SKAI

Jumat, 24 Jul 2026 - 03:47 WIB