HARIANBANTEN.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengajukan hibah 10 unit bus sekolah gratis ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Kepala Dishub Tangsel, Ayep Jajat Sudrajat mengatakan, pihaknya sudah mengajukan hibah sejak tahun 2025 lalu. Permintaan itu tak terlepas dari tingginya minat masyarakat terhadap layanan bus sekolah.
Sementara Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangsel tidak menyanggupi jika harus mengadakan bus baru.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Makanya kita coba meminta hibah di tahun 2025 ke Kementerian Perhubungan sebanyak 10 unit, kebutuhan kita sebetulnya 13 unit,” kata Ayep ketika dikonfirmasi, Rabu, 10 Juni 2026.
Berdasarkan catatannya, pelajar yang menikmati layanan bus sekolah terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.
Pada tahun 2025 saja, lanjutnya, total pelajar yang menggunakan bus sekolah mencapai 98.500 penumpang
“Kebutuhan masyarakat akan bus sekolah ini terus meningkat, di tahun 2025 peningkatan itu 131 persen jumlah penumpang 98.500,” ungkapnya.
Baca Juga:
2 Pria Terekam CCTV Curi Kotak Amal Masjid di Serpong Utara
Financial Resilience Index Sun Life Asia: Keamanan Finansial Menurun Akibat Tekanan Biaya Hidup
Ayep menerangkan, untuk menunjukan keseriusan terhadap permohonan itu, pihaknya bersama Wakil Walikota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, bahkan langsung menemui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub.
“Makanya kemarin untuk memperlihatkan keseriusan dan benar-benar kita butuh, pak Wakil Walikota datang menemui Dirjen Perhubungan Darat,” terangnya.
Terkait kebutuhan anggaran untuk operasional bus, Ayep memastikan APBD Kota Tangsel mampu menyanggupinya. Nantinya anggaran yang disiapkan terdiri dari bahan bakar, gaji sopir hingga kernet.
“Sanggup, karena sudah ada pernyataan dan jaminan dari tim anggaran pemerintah daerah dan Wakil Walikota Tangsel,” pungkasnya.






