HARIAN BANTEN – Sindiran netizen soal gaya hidup mewah tak membuat Maia Estianty tinggal diam. Justru, ia melontarkan jawaban menohok yang memicu perdebatan soal arti produktivitas.
Maia Estianty menanggapi komentar yang menyindir dirinya masih aktif berjualan online meski telah hidup berkecukupan. Dalam perbincangan bersama Atta Halilintar, ia menegaskan bahwa kekayaan bukan alasan untuk berhenti bekerja.
“Kadang kalau lagi live di media sosial ‘ih bunda udah kaya raya, kok masih mau julalan sih’, eh lu kaum rebahan, males aja,” kata Maia Estianty.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga mencontohkan sang suami yang tetap aktif bekerja meski secara finansial telah mapan. Menurutnya, semangat kerja harus tetap dijaga karena bisa memberi dampak luas, termasuk membuka lapangan pekerjaan.
“Suami aku aja yang udah punya banyak aja masih mau kerja. Sampai hari ini masih kerja jualan jam tangan,” sambungnya.
“Itu pemikiran yang sempit sih menurut aku. Ekonominya bergerak, berjalanlah, gitu kan,” tegas pelantun EGP tersebut.
Maia mengaku sudah terbiasa bekerja sejak muda sehingga sulit baginya untuk hanya berdiam diri. Baginya, bekerja bukan sekadar mencari uang, tetapi juga memberi manfaat bagi orang lain.
“Udah kebiasaan nggak bisa diam. Udah gitu harus kayak kalau kerja itu berarti melakukan sesuatu yang bermanfaat, membuka lapangan kerja,” terangnya.
“Karena kebiasaan seperti itu akhirnya terbawa sampai tua dan mereka tetap senang gitu lo untuk melakukan hal yang positif,” imbuh Maia Estianty.
Pernyataan Maia menegaskan bahwa kesuksesan sejati bukan soal berhenti bekerja, melainkan bagaimana tetap memberi dampak. Di tengah budaya instan, pesan ini terasa semakin relevan.
Sumber Berita: insertlive.com








