UIN Jakarta Tantang Pengelola SD Pembangunan Pamulang Tunjukkan Legalitas Yayasan

- Pewarta

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Pihak UIN Syarif Hidayatullah Jakarta angkat bicara soal kerusuhan yang terjadi di Sekolah Dasar (SD) Islam Pembangunan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada kamis (4/6).

 

Kuasa Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Saleh mengatakan, Kementerian Agama telah mengeluarkan peraturan yang mengintegrasikan seluruh yayasan satuan pendidikan berada di bawah naungan UIN Jakarta, termasuk SD Islam Pembangunan Pamulang.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dengan begitu maka pengelolaan sekolah tersebut berada di bawah kendali UIN Jakarta.

 

Ia pun menantang pihak sekolah untuk berani menunjukan berkas legalitas jika memang bersikeras sebagai pengelola yang sah.

 

“Silakan di crosscheck siapa yang mengaku sebagai pengurus itu ada tidak legalitasnya, ada tidak akta yayasannya, ada tidak apa namanya pengesahan dari negara melalui Administrasi Hukum Umum,” kata Saleh di UIN Jakarta, Jumat, 5 Juni 2026.

 

Senada, Alwanih, yang juga merupakan Kuasa Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyebut, sejauh ini pihak universitas juga melakukan berbagai pendekatan namun tak pernah diindahkan.

 

Di samping itu, dengan adanya Surat Keputusan dari Menteri Agama seharusnya pihak sekolah yang sekarang menyerahkan sepenuhnya pengelolaan kepada UIN Jakarta.

 

Menurutnya jika permasalahan ini berlarut-larut justru berpotensi menimbulkan tindak pidana.

 

“Harusnya sudah selesai, secara hukum selesai, aset selesai. Mau apa lagi? penguasaan fisik? sampai kapan? warga ditipu? malah jadi pidana baru, orang tua murid bisa lapor ke dia selama ini dia ditipu ngaku-ngaku yayasan, uangnya dikemanakan? kan kita gatau,” ungkap Alwanih.

 

Ia menyebut, hingga saat ini beberapa satuan pendidikan sudah mengikuti SK Menteri Agama yaitu memposisikan yayasan berada di bawah naungan UIN Jakarta.

 

Menurutnya terdapat beberapa manfaat jika yayasan berada langsung di bawah naungan kampus, salah satunya perbaikan tata kelola yang menjadi lebih cepat tanpa melalui birokrasi. Ia pun mencontohkan Madrasah Pembangunan (MP) Syarif Hidayatullah.

 

“Sekarang MP berkembang pak, gedungnya kita perbaiki dengan skema BLU (Badan Layanan Usaha) mudah pencairannya. Kalau mekanisme biasa APBN birokrasi ribet pak lama gitu,” terangnya.

 

Oleh karena itu ia menekankan kepada pihak Yayasan yang mengelola sekolah saat ini untuk segera menyerahkan aset tersebut.

 

Jika memang mereka tetap bersikukuh, lanjutnya, pihak UIN Jakarta tak segan menempuh jalur hukum.

 

“Ya paling kita upayakan hukum saja pak, normal. Kalau ada pidana kita tempuh,” tegasnya.

 

“Saya hanya mengingatkan, tolong kembalikan aset negara kepada tempatnya, biarkan itu dikelola oleh yang berkepentingan itu saja,” pungkasnya.

Berita Terkait

Air Tercemar Sebabkan Muntaber Massal, Warga Serpong Lagoon Tuntut Kompensasi Rp539 Juta
Korban dan Terduga Pelaku Perundungan SMPN 10 Tangsel Tergabung dalam Geng ‘The Ladies’
14 Siswi SMPN 10 Tangsel Korban Perundungan Akan Dapat Pendampingan Psikologis
Dindikbud Tangsel Dalami Dugaan Perundungan 14 Siswi SMPN 10, Sekolah Masih Lakukan Investigasi
Tiang Beton di Jalan Serpong Roboh, Diduga Gegara Kabel Ketarik Truk
Rano Alfath dan DPC PKB Tangsel Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Buaran
14 Siswi SMP di Tangsel Diduga Dibully Kakak Kelas, Dipaksa Minum Racikan Kopi Campur Saus
Nekat Beraksi Pagi Hari, Seorang Pria Jambret Kalung Emak-emak di Pamulang

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Air Tercemar Sebabkan Muntaber Massal, Warga Serpong Lagoon Tuntut Kompensasi Rp539 Juta

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Korban dan Terduga Pelaku Perundungan SMPN 10 Tangsel Tergabung dalam Geng ‘The Ladies’

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:08 WIB

14 Siswi SMPN 10 Tangsel Korban Perundungan Akan Dapat Pendampingan Psikologis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Dindikbud Tangsel Dalami Dugaan Perundungan 14 Siswi SMPN 10, Sekolah Masih Lakukan Investigasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Tiang Beton di Jalan Serpong Roboh, Diduga Gegara Kabel Ketarik Truk

Berita Terbaru