HARIANBANTEN.COM – Seorang pria berinisial S (56) tewas kesetrum listrik di loteng rumah yang berada di perumahan Alam Asri RT 08 RW 21, Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Ia tewas saat sedang memperbaiki instalasi listrik di lantai 3 bangunan rumah tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Posisi korban yang berada di atas plafon membuat pihak keluarga kesulitan mengevakuasi jasad sehingga meminta bantuan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tangsel.
Komandan Regu (Danru) Damkar Tangsel, Darusalam mengatakan, pihaknya menerima laporan sekira pukul 18.00 WIB dan langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan proses evakuasi.
Baca Juga:
Kondisi Wajah Sudah Rusak, Lansia Ditemukan Tewas dengan Leher Terjerat Kawat di Tangerang
WALOVI Perluas Jangkauan di ASEAN, Gandeng Hong Xin Da untuk Perkuat Distribusi Produk di Singapura
UNPAM Akui Salah Satu Inisiator BEM Bersatu Adalah Mahasiswanya
“Sehabis magrib kita meluncur ke TKP yang dihubungi langsung dengan jajaran pihak kepolisian,” kata Darus di lokasi kejadian, Kamis, 18 Juni 2026.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati korban terbaring di atas plafon di sela-sela rangka baja ringan.
Baca Juga:
DPRD Dorong Pemkot Tangsel Gugat PT Bethania, Dianggap Tak Profesional Kelola Pasar Ciputat
Resmi Debutkan E5 PLUS Setir Kanan di Hong Kong, DFSK Percepat Ekspansi Global
Proses evakuasi kemudian dilakukan menggunakan metode vertical rescue dengan bantuan katrol dan perlengkapan khusus.
“Proses evakuasi kita melaksanakan dengan vertical rescue dengan alat-alat vertical rescue, yang dengan itu kita menggunakan katrol dan alat-alat lainnya,” ungkapnya.
Lokasi kejadian yang terbilang sempit membuat petugas Damkar terpaksa harus membongkar plafon agar jenazah dapat diturunkan.
Baca Juga:
KNPI Tangsel Minta Perubahan di Dispora, Mukroni Diminta Tak Abaikan Kritik
TMGM Rambah Dunia Esports, Berkolaborasi dengan OG Esports sebagai Mitra Global
Wafra Dinobatkan Sebagai World’s Best Islamic Fund Manager 2026
“Kasus ini adalah confined space jadi ruang terbatas dan kita harus turunkan dengan membongkarnya terlebih dahulu, membongkar plafon dan baja ringannya,” pungkasnya.
Jasad tersebut selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga dan rencananya akan disemayamkan di wilayah Bekasi.










