HARIANBANTEN.COM – Seorang ibu bernama Evi Nurmalasari menjadi korban pembegalan di Jalan Raya Buaran, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (20/8) dini hari.
Dalam kejadian tersebut, sepeda motor matic milik korban dirampas kawanan pelaku. Evi juga mengalami luka sayatan senjata tajam pada tangan kanannya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Adik korban, Putri mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.55 WIB, saat itu kakaknya sedang dalam perjalanan pulang setelah mengantarkan anaknya sekolah di Stasiun Rawa Buntu.
Saat melintas di Jalan Raya Buaran, korban tiba-tiba dihadang enam orang yang mengendarai sepeda motor.
Baca Juga:
Kemenhum Banten dan LLDIKTI IV Teken Kerjasama, Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual Akademisi
Lancia Consult Raih Great Place To Work® Certification™ di Empat Negara
“Kakak ku di hadang enam pengendara motor. Mereka bawa celurit dan menghadang motor kakak ku,” kata Putri, Kamis, 20 Agustus 2026.
Para pelaku kemudian merampas sepeda motor korban sembari menodongkan celurit. Dalam aksi tersebut, tangan kanan Evi terkena sayatan senjata tajam hingga mengalami luka dan berlumuran darah.
Baca Juga:
COMAU RAIH “OUTSTANDING PARTNER AWARD”, HORSE POWERTRAIN PRODUKSI TIGA JUTA UNIT TRANSMISI
COMAU RAIH “OUTSTANDING PARTNER AWARD”, HORSE POWERTRAIN PRODUKSI TIGA JUTA UNIT TRANSMISI
Aliran Air Kosambi Barat Kembali Normal, PERUMDAM TKR Pastikan Pelayanan Terus Dipantau
Korban diketahui tidak membawa telepon seluler saat kejadian. Kondisi tersebut membuat korban tidak dapat langsung menghubungi keluarganya untuk meminta pertolongan.
Korban kemudian mendapat bantuan dan dibawa ke Rumah Sakit Columbia dengan didampingi pihak kepolisian untuk mendapatkan penanganan.
Kasus pembegalan tersebut telah dilaporkan kepada polisi dengan nomor registrasi LP/B/2817//2025/SPKT/POLRES TANGERANG SELATAN/POLDA METRO JAYA.
Baca Juga:
Bus Trayek Terminal Pondok Cabe-Alam Sutera Akan Segera Uji Coba di Tangsel
Maria Teresa Bagikan 2500 Buku Ke Sekolah di Tangsel
Ibu di Ciputat Kena Hipnotis, Kalung Emas Seharga Rp15 Juta Dibawa Kabur Pelaku
Kasi Humas Polres Tangsel, Ipda Yudi Susanto, membenarkan adanya laporan terkait kejadian tersebut.
Menurut Yudi, penyidik Sat Reskrim Polres Tangsel telah mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Terkait dengan hal tersebut penyidik Sat Reskrim telah melaksanakan cek dan olah TKP,” kata Yudi ketika dikonfirmasi.
Yudi mengatakan, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Polisi tengah bekerja untuk mengungkap pelaku pembegalan terhadap korban.
“Saat ini tim sedang bekerja dan melakukan penyelidikan atas peristiwanya,” pungkasnya.











