Berjarak 12 Kilometer Dari TPA Jatiwaringin, Operasional Bandara Soetta Normal

- Pewarta

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan peristiwa kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, tak menggangu operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

 

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto mengatakan, lokasi kebakaran dengan ujung barat landasan pacu atau runway Bandara Soekarno-Hatta berjarak kurang lebih 12 kilometer.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Meski demikian operasional penerbangan hingga saat ini masih dipastikan berjalan normal.

 

“Meskipun lokasi kebakaran berada sekitar 12 kilometer dari ujung barat landasan pacu (runway) Bandara Internasional Soekarno-Hatta, hingga saat ini operasional penerbangan masih berjalan normal dan belum terdampak,” kata Suharyanto dalam keterangan tertulis, Rabu, 1 Juli 2026.

 

Ia menyebut, luas area TPA Jatiwaringin yang kebakaran diprakirakan kurang lebih mencapai 15 hektare.

 

Proses pemadaman sendiri mengalami kendala karena material yang terbakar didominasi sampah dan bahan mudah terbakar. Selain itu, titik api berada pada tumpukan sampah dengan ketinggian tertentu sehingga sulit dijangkau oleh petugas.

 

Kondisi tersebut diperparah dengan hembusan angin yang cukup kencang serta cuaca panas yang menyebabkan api cepat menjalar ke berbagai arah.

 

Untuk mempercepat pengendalian kebakaran, BNPB mengerahkan helikopter water bombing guna mendukung operasi pemadaman dari udara.

 

“Kita datangkan dua helikopter water bombing dan jika diperlukan lakukan operasi modifikasi cuaca,” ungkapnya.

 

Helikopter water bombing yang dikerahkan berjenis MI-8AMT dengan registrasi RA-22834 direposisi dari Provinsi Jambi menuju Tangerang pada Rabu (1/7).

 

Sebelumnya, helikopter tersebut bertugas mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jambi.

 

Helikopter tersebut memiliki kapasitas angkut air hingga 4.000 liter untuk menjatuhkan air langsung ke titik-titik api.

Berita Terkait

Rano Alfath dan DPC PKB Tangsel Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Buaran
14 Siswi SMP di Tangsel Diduga Dibully Kakak Kelas, Dipaksa Minum Racikan Kopi Campur Saus
Nekat Beraksi Pagi Hari, Seorang Pria Jambret Kalung Emak-emak di Pamulang
31.052 Meter Tanah di TPA Cipeucang Akan Dibebaskan, Pembayaran Ditargetkan Rampung Desember 2026
DPRD Tangsel Dorong Warga Serpong Lagoon Segera Tuntut Kompensasi Buntut Muntaber Massal
DPRD Dukung BUMD PITS Ambil Alih Distribusi Air Serpong Lagoon, Singgung Potensi PAD
2 Tahun Prabowo, Indonesia Makin Kaya, Rakyat Makin Susah?
Spesialis Maling Ban Mobil Kepergok Saat Beraksi di Stasiun Rawa Buntu Tangsel

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Rano Alfath dan DPC PKB Tangsel Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Buaran

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:52 WIB

14 Siswi SMP di Tangsel Diduga Dibully Kakak Kelas, Dipaksa Minum Racikan Kopi Campur Saus

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Nekat Beraksi Pagi Hari, Seorang Pria Jambret Kalung Emak-emak di Pamulang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:34 WIB

31.052 Meter Tanah di TPA Cipeucang Akan Dibebaskan, Pembayaran Ditargetkan Rampung Desember 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:04 WIB

DPRD Tangsel Dorong Warga Serpong Lagoon Segera Tuntut Kompensasi Buntut Muntaber Massal

Berita Terbaru