Bocah Korban Pencabulan di Ciputat Berpotensi Trauma, UPTD PPA Beri Pendampingan Psikologis

- Pewarta

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Tri Purwanto, menyebut bocah korban pencabulan di Ciputat berpotensi mengalami trauma.

 

Oleh karena itu pihaknya akan memberikan pendampingan psikologis sebagai upaya menghilangkan trauma yang dialami korban.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Iya (kemungkinan korban mengalami trauma) kalau kita baca dari kronologisnya,” kata Tri ketika dikonfirmasi, Kamis, 4 Juni 2026.

 

Tri menyebut, kasus pencabulan itu kini masih dalam proses penyelidikan Unit PPA Polres Tangsel.

 

UPTD PPA sendiri sudah mendapatkan surat rujukan untuk melakukan pemeriksaan psikologis terhadap korban.

 

Proses pemeriksaan psikologis korban sendiri sudah dijadwalkan akan dilakukan pada 11 Juni mendatang.

 

“UPTD sudah mendapat surat rujukan untuk dilakukan pemeriksaan psikologi dari Polres Tangsel,” tuturnya.

 

Tri mengungkapkan, di samping memberikan pendampingan psikologis, UPTD PPA juga akan memberikan pendampingan hukum.

 

Menurutnya langkah itu perlu dilakukan agar kasus tersebut dapat diselesaikan sesuai mekanisme peraturan yang berlaku.

 

“Pendampingan proses hukum, trauma healing dan juga kesehatan nantinya,” pungkas Tri.

 

Diberitakan sebelumnya pria berinisial PS (30) diamuk massa usai diduga mencabuli bocah berumur 12 tahun di Kelurahan Sawah Lama, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

 

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq mengatakan, terduga pelaku ditangkap oleh warga setelah adanya laporan dari pihak keluarga korban.

 

Warga yang saat itu berada di lokasi tak kuasa menahan emosi langsung menghajar terduga pelaku.

 

“Menurut keterangan awal yang diperoleh dari pelapor dan saksi-saksi, terduga pelaku diamankan setelah adanya laporan dari pihak keluarga korban yang kemudian diteruskan kepada kepolisian,” ungkapnya.

 

Polisi yang mendapatkan laporan itu langsung menuju lokasi kejadian untuk mengumpulkan keterangan saksi dan membawa terduga pelaku ke kantor Polisi.

 

Saat ini kasus tersebut ditangani langsung oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tangsel.

 

“Saat ini kasus tersebut masih dalam proses penanganan dan pendalaman oleh Unit PPA Polres Tangerang Selatan guna menentukan fakta-fakta hukum yang diperlukan dalam penyidikan lebih lanjut,” pungkas Bambang.

Berita Terkait

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Dindikbud Kota Serang Alihkan KBM ke Online Mulai Besok
Abu Vulkanik Bisa Sebabkan Gangguan Perpanasan, Dinkes Tangsel Imbau Warga Pakai Masker
55 WN Tiongkok Diduga Jadi Kuli di Proyek Smartfren Serpong, Diamankan Imigrasi
Belum Padam Total, Kebakaran di Pisangan Ciputat Memasuki Hari Ke-3
Jaro Tanggungan 12 Baduy Saidi Putra Meninggal Dunia
Hibah KONI Tangsel Terganjal SPJ, Walikota Pastikan Tak Ganggu Porprov 2026
Imbas Kebakaran Lahan Kosong di Ciputat, 12 Warga Alami Sesak Nafas
Kebakaran lahan kosong di Ciputat 27 Jam Belum Padam

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 16:13 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Dindikbud Kota Serang Alihkan KBM ke Online Mulai Besok

Minggu, 6 September 2026 - 16:00 WIB

Abu Vulkanik Bisa Sebabkan Gangguan Perpanasan, Dinkes Tangsel Imbau Warga Pakai Masker

Sabtu, 5 September 2026 - 22:17 WIB

55 WN Tiongkok Diduga Jadi Kuli di Proyek Smartfren Serpong, Diamankan Imigrasi

Sabtu, 5 September 2026 - 14:32 WIB

Belum Padam Total, Kebakaran di Pisangan Ciputat Memasuki Hari Ke-3

Jumat, 4 September 2026 - 21:31 WIB

Jaro Tanggungan 12 Baduy Saidi Putra Meninggal Dunia

Berita Terbaru

Pers Rilis

Haier Jalin Kemitraan Global dengan UEFA Champions League

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:25 WIB