HARIANBANTEN.COM – Seorang warga Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), bernama Icha mengalami pembengkakan pada jari manis akibat cincin yang dikenakannya tidak bisa dilepas.
Kondisi tersebut membuat tim penyelamatan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Tangsel turun tangan untuk membantu proses evakuasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Komandan Regu (Danru) Penyelamatan Damkar Tangsel, Ilham mengatakan, laporan diterima petugas sekitar pukul 08.30 WIB pada Sabtu (30/5).
Saat tiba di lokasi, petugas mendapati jari korban sudah dalam kondisi membengkak akibat cincin yang terlalu lama melekat di jarinya.
Baca Juga:
Ngaku Anggota Polisi, 8 Pria Peras Penjual Tramadol di Tangerang
JULIEN’S AUCTIONS MENGUMUMKAN “KAIJU KING: KOLEKSI WARISAN SOMPOTE SANDS”
Pabrik Tahu dan Gudang Dekorasi di Pondok Aren Kebakaran, Kerugian Capai Rp2 Miliar
“Karena cincinnya udah lama mungkin ya. Itu pas dirasa tangannya udah mulai bengkak, cincinnya sulit dilepas,” kata Ilham ketika dikonfirmasi, Sabtu, 30 Mei 2026.
Menurut Ilham, korban sebelumnya sempat mencoba melepaskan cincin tersebut secara mandiri. Namun upaya itu justru menyebabkan luka dan iritasi pada bagian jari.
Baca Juga:
Pertukaran Budaya Guangfu Hadirkan Beragam Pertunjukan di Indonesia
Huawei Raih Gelar “Leader” dalam Gartner® Magic Quadrant™ for Enterprise Storage Platforms 2026
“Iritasi karena peredaran darahnya enggak lancar, mau coba mau buka sendiri, akhirnya iritasi, bengkak,” ungkapnya.
Petugas kemudian melakukan proses evakuasi dengan memotong cincin emas menggunakan gerinda mini agar tidak memperparah kondisi jari korban.
Setelah proses penanganan berlangsung sekitar 30 menit, cincin akhirnya berhasil dilepas dari jari korban.
“Dengan menggunakan gerinda mini, dengan cara dipotong cincinnya. Proses evakuasi sekitar 30 menit,” pungkasnya.








