HARIANBANTEN.COM – Seorang lansia bernama Ivonne (70) menjadi korban penyekapan di salah satu apartemen yang berada di kawasan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Sejumlah barang berharga seperti mobil, handphone, dan dokumen pun raib dibawa kabur pelaku.
Warga Kabupaten Bogor itupun menceritakan, peristiwa itu terjadi pada Selasa (4/8). Ketika itu ia bersama seorang rekannya sedang memiliki urusan bisnis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Karena pembahasan bisnis belum rampung dan keesokan harinya ia harus ke Bandung, Ivonne pun memutuskan untuk menginap di salah satu apartemen di wilayah Serpong.
Setelah masuk ke dalam unit apartemen, ia mengaku langsung diminta oleh rekannya untuk segera membersihkan diri di kamar mandi.
Baca Juga:
Coolita Luncurkan FAST Media Alliance Pertama di Indonesia Bersama Sejumlah Stasiun TV Terkemuka
Himel Hadirkan Visi Hunian Modern melalui Kampanye Global “Dream Home”
Tak lama kemudian, setelah ia keluar dari mandi, rekannya beserta seluruh barang-barangnya sudah tak ada.
“Saya lihat barang-barang, termasuk kunci mobil dan tas serta dokumen-dokumen saya sudah tidak ada,” kata Ivonne setelah membuat Laporan Polisi di Mapolsek Serpong, Sabtu, 8 Agustus 2026.
Baca Juga:
FAMILIARITÉ: Ketika Sinema dan Sastra Bertemu dalam Sebuah Karya Puitis
Penderita ISPA di Tangsel Meningkat Selama Musim Kemarau 2026
Target Juli Meleset, Pembebasan Lahan TPA Cipeucang Kini Ditargetkan Rampung Desember 2026
Ia yang panik ketika itu langsung bergegas untuk mencari keberadaan rekannya. Namun saat mencoba keluar apartemen, ternyata pintu sudah dalam keadaan terkunci dari luar.
“Jadi saya mau keluar, ternyata pintu terkunci dari luar,” tuturnya.
Sadar dirinya telah disekap, ia pun berusaha meminta pertolongan dengan mengetuk pintu apartemen.
Setelah menunggu beberapa waktu, akhirnya petugas keamanan mendatangi unit apartemen dan langsung membuka pintu secara paksa.
“Saya disekap. Saya ketok-ketok, akhirnya mereka (petugas keamanan) datang. Saya bilang terkunci, tolong dibuka. Akhirnya pintu didobrak,” terangnya.
Akibat kejadian itu, korban kehilangan satu unit mobil, handphone, serta beberapa dokumen penting yang dibawa oleh pelaku.
Kapolsek Serpong, Kompol Suhardono, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
“Untuk tindakan pelaku setelah adanya penyekapan, pelaku membawa sejumlah barang milik korban seperti handphone dan surat berharga serta satu unit mobil,” ujarnya.
Suhardono mengungkapkan, saat ini laporan tersebut masih dalam proses penyelidikan.
“Kami dari pihak Polsek Serpong sudah melakukan pemeriksaan terhadap korban dan mohon doanya untuk segera pelaku dapat kita amankan,” pungkasnya.












