Harian Banten– Proses seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten memasuki babak krusial. Gubernur Banten, Andra Soni, memantau langsung jalannya tahapan wawancara terhadap lima kandidat yang tengah bersaing memperebutkan kursi Sekda, Kamis (5/6), di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten, KP3B Curug, Kota Serang.
“Tadi kita melihat kegiatan wawancara dari suksesor, ada lima suksesor (calon Sekda) yang ikut,” ujar Andra Soni usai peninjauan.
Gubernur berharap seluruh kandidat dapat mengikuti tahapan seleksi secara maksimal. Ia juga menekankan pentingnya percepatan proses, agar penetapan bisa segera diajukan ke Presiden RI melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya sampaikan semoga mereka bisa mengikuti tahapan-tahapan dengan baik, dan hasil akhirnya akan disampaikan oleh pansel. Segera mungkin, karena saya tinggal meneruskan ke Pak Presiden melalui Mendagri,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Sekretariat Pansel Sekda Banten, EA Deni Hermawan, menjelaskan bahwa proses wawancara dilakukan secara daring (online) melalui aplikasi Zoom. Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan agenda para anggota panitia seleksi (pansel).
“Kandidat suksesor masuk ke ruangan wawancara sendiri. Semua pansel tidak tatap muka, tetapi melalui Zoom,” terang Deni.
Deni juga menyebutkan bahwa setelah seluruh sesi wawancara selesai, pansel akan segera menggelar pleno guna menetapkan tiga besar kandidat terbaik, yang kemudian diserahkan ke Gubernur untuk diusulkan ke Presiden.
Adapun kelima kandidat calon Sekda Provinsi Banten adalah:
-
Nana Supiana – Kepala BKD Provinsi Banten
-
Deden Apriandhi H – Sekretaris DPRD Provinsi Banten
-
Komarudin – Asisten Pemerintahan Umum dan Kesejahteraan Rakyat
-
Rina Dewiyanti – Kepala BPKAD Provinsi Banten
-
Siti Ma’ani Nina – Kepala DP3AKKB Provinsi Banten
Pansel terdiri dari lima orang yang berasal dari unsur BKN (2 orang), Kementerian PAN-RB (1 orang), serta kalangan akademisi dari Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta).
Pleno pansel direncanakan berlangsung pada hari yang sama, Kamis (5/6), dengan catatan seluruh pansel dapat hadir tepat waktu.
“Kalau memungkinkan hari ini, kita plenokan. Kita ingin proses ini selesai sesuai jadwal,” tutup Deni.








