HARIANBANTEN.COM – Polres Tangerang Selatan (Tangsel) mengerahkan 36 personel kepolisian dalam menjalankan Operasi Berantas Jaya 2026. Operasi itu difokuskan untuk menekan aksi tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
“Tangsel itu 36 (personel yang dilibatkan), ditambah lagi nanti petugas kepolisian lainnya juga mendukung, yang operasi 36 sementara,” kata Kapolres Tangsel, AKBP Boy Jumalolo ketika dikonfirmasi, Sabtu, 4 Juli 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Operasi Berantas Jaya 2026 merupakan operasi yang digelar di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya. Operasi itu dimulai sejak tanggal 4 hingga 18 Juli 2026.
Boy menjelaskan, operasi itu akan fokus pada penegakan hukum terhadap para pelaku curanmor yang kedapatan sudah pernah beraksi.
Baca Juga:
Operasi Berantas Jaya 2026: Polres Tangsel Tangkap 70 Tersangka Curanmor
Aly Taufik di Hadapan Fatayat NU Tangsel: PKB Punya Tugas Besar Membersamai NU
Sering Dilanda Kekeringan, Warga Keranggan Tangsel Minta Dibuatkan Sumur Bor
“Operasi berantas ini kan sebenarnya penegakan hukum, jadi kita mengejar yang sudah terjadi, pelaku-pelaku yang sudah melakukan. Ini sudah penegakan hukum,” jelasnya.
Meski demikian pihak Kepolisian juga akan tetap melakukan tindakan preemtif pada lokasi-lokasi yang dinilai rawan.
Baca Juga:
KLH Segel Pabrik Pengolahan Aluminium Ilegal di Kabupaten Tangerang
Tukar Pelat Nomor demi Curi Motor di PIK 2, RR Akhirnya Dibekuk Polisi
“Tapi kita imbangi Polres juga penambahan personel mengimbangi juga patroli-patroli pada tempat-tempat rawan. Kalau yang berantas ini sudah mengejar pelaku ya, penegakan hukum,” terangnya.
Boy menegaskan, dalam operasi itu pihak kepolisian tidak akan segan untuk melakukan tindakan tegas terukur terhadap para pelaku curanmor jika membahayakan para personel yang bertugas.
“Bisa jadi (mengambil tindakan tegas terukur). Kan tindakan tegas terukur itu kan menyesuaikan dengan Perkap Nomor 1. Jadi nanti kalaupun diperlukan untuk upaya-upaya tegas terukur kita laksanakan,” tegasnya.
Baca Juga:
Febrie Adriansyah Tunjuk Hotman Paris Jadi Pengacaranya
Diduga Disegel Vendor, Belasan Ruang Kelas di Kampus Untirta Lumpuh
Apalagi, belakangan ini para pelaku kejahatan seringkali membekali diri dengan persenjataan sehingga membahayakan personel yang bertugas.
“Nanti anggota kita, kita lengkapin juga untuk kegiatan ini, karena penegakan hukum sifatnya, nanti anggota kita lengkapi untuk perlengkapan kepolisiannya,” pungkasnya.










