Rumah Nyaris Ambruk di Serpong, Jejak Perjuangan Tasya Juara Dangdut Academy 7

- Pewarta

Senin, 29 Desember 2025 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan Rumah Tasya DA7

Penampakan Rumah Tasya DA7

HARIANBANTEN — Kesuksesan yang diraih Tasya Allesia sebagai juara pertama Dangdut Academy 7 menyimpan kisah perjuangan hidup yang penuh air mata. Di balik sorotan panggung megah dan tepuk tangan penonton, Tasya tumbuh dari lingkungan yang jauh dari kata nyaman.

 

Berdasarkan liputan Tim KapanLagi.com, rumah yang ditempati Tasya bersama keluarganya di Tangerang Selatan pernah berada dalam kondisi memprihatinkan. Atap rumah bocor parah saat hujan, dinding rapuh, dan struktur bangunan yang nyaris ambruk menjadi ancaman nyata bagi keselamatan keluarga.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Rumah Tasya sempat mengalami kebocoran parah dan kondisi bangunannya tidak kokoh. Bahkan, ada momen di mana rumah tersebut hampir ambruk,” tulis KapanLagi.com.

 

Situasi tersebut memaksa keluarga Tasya hidup dalam kecemasan, terutama ketika hujan turun. Namun dari keterbatasan itulah semangat juang Tasya justru tumbuh. Ia menjadikan kondisi hidupnya sebagai bahan bakar untuk terus bermimpi dan berjuang di dunia tarik suara.

 

“Dulu setiap hujan kami selalu khawatir. Rumah bocor, takut kenapa-kenapa. Tapi dari situ aku belajar untuk kuat dan tidak mengeluh,” ujar Tasya Allesia, dikutip KapanLagi.com.

 

Bagi Tasya, mengikuti Dangdut Academy bukan sekadar ajang pencarian bakat. Ia menyebut panggung tersebut sebagai jalan pengabdian kepada orang tuanya yang selama ini setia mendampingi di tengah keterbatasan.

 

“Aku ingin membahagiakan orang tua. Semua perjuangan ini aku niatkan supaya kehidupan keluarga kami bisa berubah,” tutur Tasya.

 

Kini, seiring kesuksesannya, rumah yang dulu nyaris roboh itu telah direnovasi dan menjadi lebih layak huni. Namun bagi Tasya, kenangan masa sulit tersebut tak pernah ia hapus. Justru menjadi pengingat agar tetap rendah hati dan terus berjuang.

 

Kisah Tasya Allesia menjadi gambaran nyata bahwa kesuksesan tidak lahir dari kemewahan, melainkan dari keteguhan hati, doa keluarga, dan keberanian untuk bermimpi di tengah keterbatasan.

Berita Terkait

Korban Perundungan SMPN 10 Tangsel Belum Lapor Polisi, Kapolres: Penegakan Hukum Upaya Terakhir
Air Tercemar Sebabkan Muntaber Massal, Warga Serpong Lagoon Tuntut Kompensasi Rp539 Juta
Korban dan Terduga Pelaku Perundungan SMPN 10 Tangsel Tergabung dalam Geng ‘The Ladies’
14 Siswi SMPN 10 Tangsel Korban Perundungan Akan Dapat Pendampingan Psikologis
Dindikbud Tangsel Dalami Dugaan Perundungan 14 Siswi SMPN 10, Sekolah Masih Lakukan Investigasi
Tiang Beton di Jalan Serpong Roboh, Diduga Gegara Kabel Ketarik Truk
Rano Alfath dan DPC PKB Tangsel Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Buaran
14 Siswi SMP di Tangsel Diduga Dibully Kakak Kelas, Dipaksa Minum Racikan Kopi Campur Saus

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Korban Perundungan SMPN 10 Tangsel Belum Lapor Polisi, Kapolres: Penegakan Hukum Upaya Terakhir

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Air Tercemar Sebabkan Muntaber Massal, Warga Serpong Lagoon Tuntut Kompensasi Rp539 Juta

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Korban dan Terduga Pelaku Perundungan SMPN 10 Tangsel Tergabung dalam Geng ‘The Ladies’

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:08 WIB

14 Siswi SMPN 10 Tangsel Korban Perundungan Akan Dapat Pendampingan Psikologis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Dindikbud Tangsel Dalami Dugaan Perundungan 14 Siswi SMPN 10, Sekolah Masih Lakukan Investigasi

Berita Terbaru