Tangsel Kucurkan Rp65 Miliar per Tahun ke Serang untuk Atasi Krisis Sampah

- Pewarta

Senin, 29 Desember 2025 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pilar Saga Ihsan Wakil Walikota Tangerang Selatan

Pilar Saga Ihsan Wakil Walikota Tangerang Selatan

HARIANBANTEN — Krisis sampah yang kian mendesak mendorong Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengambil langkah strategis lintas daerah. Pemkot Tangsel resmi menjalin kerja sama pengelolaan sampah dengan Kota Serang, disertai bantuan keuangan sebesar Rp65 miliar sebagai bentuk komitmen tanggung jawab lingkungan dan sosial.

 

Kerja sama ini lahir di tengah kondisi TPA Cipeucang yang sudah berada pada batas maksimal daya tampung. Tanpa langkah cepat dan terukur, persoalan sampah dikhawatirkan memicu dampak lingkungan, kesehatan, hingga sosial di wilayah perkotaan yang padat penduduk seperti Tangsel.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Melalui kesepakatan tersebut, sekitar 500 ton sampah per hari dari Tangsel akan dialihkan ke TPAS Cilowong. Rencana pengiriman dijadwalkan mulai Januari 2026, dengan skema kerja sama yang diklaim telah melalui pembahasan teknis dan administratif lintas pemerintah daerah.

 

Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menegaskan bahwa bantuan keuangan Rp65 miliar tersebut bukan sekadar biaya pembuangan sampah, melainkan bentuk dukungan konkret terhadap penguatan infrastruktur dan perlindungan warga terdampak di sekitar TPAS Cilowong.

 

“Bantuan keuangan ini dialokasikan untuk satu tahun. Penggunaannya difokuskan pada pembangunan infrastruktur serta penanganan dampak lingkungan di sekitar TPAS Cilowong,” ujar Pilar Saga Ichsan.

 

Ia menekankan, Pemkot Tangsel tidak ingin persoalan sampah hanya dipindahkan tanpa tanggung jawab. Oleh karena itu, kerja sama ini juga mencakup kompensasi dampak negatif (KDN) bagi masyarakat sekitar lokasi pembuangan, sebagai upaya menjaga keseimbangan antara kepentingan lingkungan dan keadilan sosial.

 

Pemerintah Kota Serang menyatakan kesiapan mengelola tambahan volume sampah tersebut dengan dukungan dana yang ada. Bantuan dari Tangsel akan dimanfaatkan untuk peningkatan fasilitas TPAS, pembangunan sarana lingkungan, serta infrastruktur pendukung bagi warga sekitar.

 

Kerja sama Tangsel–Serang ini dipandang sebagai solusi jangka menengah untuk meredam krisis sampah yang kian kompleks. Di saat yang sama, Pemkot Tangsel menegaskan komitmennya untuk menyiapkan langkah jangka panjang melalui penguatan sistem pengolahan sampah, pengurangan dari sumber, serta edukasi masyarakat agar persoalan sampah tidak terus berulang setiap tahun.

Berita Terkait

Dua Klenteng di Tangerang Berseteru soal Tanah, Boen Tek Bio Menang di PTUN
Guru di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Oknum P3K Dindikbud: Area Tubuh Sensitif Difoto Lalu Disebar
Abu Vulkanik Masih Selimuti Tangsel, Pemkot Buka Peluang Perpanjang PJJ
Imbas Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau, Sekolah Tangsel PJJ Sehari
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Dindikbud Kota Serang Alihkan KBM ke Online Mulai Besok
Abu Vulkanik Bisa Sebabkan Gangguan Perpanasan, Dinkes Tangsel Imbau Warga Pakai Masker
55 WN Tiongkok Diduga Jadi Kuli di Proyek Smartfren Serpong, Diamankan Imigrasi
Belum Padam Total, Kebakaran di Pisangan Ciputat Memasuki Hari Ke-3

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:09 WIB

Dua Klenteng di Tangerang Berseteru soal Tanah, Boen Tek Bio Menang di PTUN

Senin, 7 September 2026 - 14:24 WIB

Guru di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Oknum P3K Dindikbud: Area Tubuh Sensitif Difoto Lalu Disebar

Senin, 7 September 2026 - 14:22 WIB

Abu Vulkanik Masih Selimuti Tangsel, Pemkot Buka Peluang Perpanjang PJJ

Senin, 7 September 2026 - 07:51 WIB

Imbas Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau, Sekolah Tangsel PJJ Sehari

Minggu, 6 September 2026 - 16:13 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Dindikbud Kota Serang Alihkan KBM ke Online Mulai Besok

Berita Terbaru