HARIANBANTEN — Krisis sampah yang kian mendesak mendorong Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengambil langkah strategis lintas daerah. Pemkot Tangsel resmi menjalin kerja sama pengelolaan sampah dengan Kota Serang, disertai bantuan keuangan sebesar Rp65 miliar sebagai bentuk komitmen tanggung jawab lingkungan dan sosial.
Kerja sama ini lahir di tengah kondisi TPA Cipeucang yang sudah berada pada batas maksimal daya tampung. Tanpa langkah cepat dan terukur, persoalan sampah dikhawatirkan memicu dampak lingkungan, kesehatan, hingga sosial di wilayah perkotaan yang padat penduduk seperti Tangsel.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui kesepakatan tersebut, sekitar 500 ton sampah per hari dari Tangsel akan dialihkan ke TPAS Cilowong. Rencana pengiriman dijadwalkan mulai Januari 2026, dengan skema kerja sama yang diklaim telah melalui pembahasan teknis dan administratif lintas pemerintah daerah.
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menegaskan bahwa bantuan keuangan Rp65 miliar tersebut bukan sekadar biaya pembuangan sampah, melainkan bentuk dukungan konkret terhadap penguatan infrastruktur dan perlindungan warga terdampak di sekitar TPAS Cilowong.
Baca Juga:
Kepsek SMK Letris Pamulang Dinonaktifkan Imbas Viral Dugaan ‘Child Grooming’
Polisi Selidiki Dugaan ‘Child Grooming’ di SMK Letris Pamulang
Ratusan Peserta Meriahkan Festival Pencak Silat Bertajuk Piala Walikota Tangsel
“Bantuan keuangan ini dialokasikan untuk satu tahun. Penggunaannya difokuskan pada pembangunan infrastruktur serta penanganan dampak lingkungan di sekitar TPAS Cilowong,” ujar Pilar Saga Ichsan.
Ia menekankan, Pemkot Tangsel tidak ingin persoalan sampah hanya dipindahkan tanpa tanggung jawab. Oleh karena itu, kerja sama ini juga mencakup kompensasi dampak negatif (KDN) bagi masyarakat sekitar lokasi pembuangan, sebagai upaya menjaga keseimbangan antara kepentingan lingkungan dan keadilan sosial.
Baca Juga:
CGTN: Tiongkok dan AS Sepakati Visi Baru, Dorong “Hubungan Lebih Stabil dan Konstruktif”
Infrastruktur Digital Mempercepat Transformasi Cerdas di Industri Perkeretaapian
Dinkes Tangsel Ingatkan Masyarakat Waspada Hantavirus, Hindari Kontak Dengan Tikus
Pemerintah Kota Serang menyatakan kesiapan mengelola tambahan volume sampah tersebut dengan dukungan dana yang ada. Bantuan dari Tangsel akan dimanfaatkan untuk peningkatan fasilitas TPAS, pembangunan sarana lingkungan, serta infrastruktur pendukung bagi warga sekitar.
Kerja sama Tangsel–Serang ini dipandang sebagai solusi jangka menengah untuk meredam krisis sampah yang kian kompleks. Di saat yang sama, Pemkot Tangsel menegaskan komitmennya untuk menyiapkan langkah jangka panjang melalui penguatan sistem pengolahan sampah, pengurangan dari sumber, serta edukasi masyarakat agar persoalan sampah tidak terus berulang setiap tahun.








