Polisi Bongkar Markas Grib Diatas Lahan BMKG Pondok Aren

- Pewarta

Sabtu, 24 Mei 2025 - 23:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Mencopot Atribut Ormas Grib di Lahan BMKG Pondok Aren

Polisi Mencopot Atribut Ormas Grib di Lahan BMKG Pondok Aren

Harian Banten- Sebuah posko milik Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya yang berdiri di atas lahan milik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di kawasan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, resmi dibongkar. Proses pembongkaran dilakukan menggunakan alat berat ekskavator yang disiapkan langsung oleh pihak BMKG.

Langkah tegas ini diambil setelah BMKG memastikan bahwa posko tersebut berdiri secara ilegal di atas aset negara. Proses penertiban berlangsung dalam pengawalan aparat gabungan dari Satpol PP, TNI, dan Polri untuk memastikan tidak ada perlawanan dan pembongkaran berjalan lancar.Pembongkaran mulai dilakukan sekitar pukul 17.00 WIB, yang dimulai dengan pengosongan posko. Para petugas kepolisian dibantu Satpol PP mengosongkan isi posko.

Dari posko tersebut barang-barang yang dikeluarkan di antaranya lemari, bantal, dipan, hingga sound system. Tak berselang lama, ekskavator mengawali pembongkaran. Ruang santai posko lebih dulu dibongkar. Selanjutnya ruang utama posko dirobohkan. Sekitar 30 menit, ekskavator berhasil meratakan posko GRIB Jaya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain menduduki lahan negara tanpa izin, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan oknum pengurus Grib juga kemudian menyewakan lahan kepada beberapa pedagang kaki lima yang uang sewanya diharuskan setor kepada mereka setiap bulannya.

“Pedagang hewan kurban dipungut Rp 22 juta,” katanya kepada wartawan di lokasi , Sabtu (24/5/2025).

Dari lokasi pembongkaran Posko Grib 426 orang aparat kepolisian gabungan dikerahkan terjun ke lokasi lahan sengketa. Penindakan bersandi Operasi Berantas Jaya 2025 itu mengamankan 17 orang, terdiri 11 orang dari GRIB Jaya dan enam orang mengaku ahli waris.

“Mereka melakukan penguasaan lahan tanpa hak yang milik BMKG,” tegas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi di lokasi perkara.

Ade Ary menambahkan tidak ada ruang kepada segala bentuk aktivitas premanisme di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Setiap ada laporan yang masuk akan ditindaklanjuti.

“Sehingga masyarakat jangan segan, jangan takut untuk melaporkan segala bentuk gangguan kamtibmas, peristiwa pidana, hingga gangguan-gangguan dari preman. Negara tidak boleh kalah, negara harus hadir,” tegasnya.

Berita Terkait

Warga Lagoon Serpong Tuntut Kompensasi Muntaber Massal, Wakil Walikota Tangsel Minta Perusahaan Bertanggung Jawab
Kabar Baik! Tiga Bulan Lagi Pengelolaan Air Serpong Lagoon Diambil Alih PITS
Penlok Rampung, Lahan Seluas 31.052 Meter untuk PSEL di TPA Cipeucang Akan Dibebaskan
Sebabkan 2 Orang Meninggal, Gudang Meledak di Pasar Cimanggis Tak Memiliki Izin
Nyaris Roboh Akibat Ledakan, Bangunan Pasar Cimanggis Akan Dihancurkan
Nyaris Roboh Akibat Ledakan, Bangunan Pasar Cimanggis Akan Dihancurkan
Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Muntaber di Lagoon Serpong Meluas, 161 Warga Jadi Korban, Pemkot Suplai Air Bersih

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Warga Lagoon Serpong Tuntut Kompensasi Muntaber Massal, Wakil Walikota Tangsel Minta Perusahaan Bertanggung Jawab

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:52 WIB

Kabar Baik! Tiga Bulan Lagi Pengelolaan Air Serpong Lagoon Diambil Alih PITS

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Sebabkan 2 Orang Meninggal, Gudang Meledak di Pasar Cimanggis Tak Memiliki Izin

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Nyaris Roboh Akibat Ledakan, Bangunan Pasar Cimanggis Akan Dihancurkan

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Nyaris Roboh Akibat Ledakan, Bangunan Pasar Cimanggis Akan Dihancurkan

Berita Terbaru