Pemerintah Siapkan 1.000 Rumah untuk Karyawan MBG, DP Super Ringan

- Pewarta

Rabu, 15 April 2026 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN BANTEN – Kabar mengejutkan datang dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Di tengah upaya meningkatkan kesejahteraan pekerja, pemerintah justru membuka peluang besar bagi karyawan dapur untuk memiliki rumah sendiri dengan biaya super ringan.

Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan 1.000 unit rumah subsidi khusus bagi karyawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yang merupakan bagian dari dapur program MBG. Informasi ini disampaikan oleh Rektor Universitas Pertahanan, Jonni Mahroza, usai pertemuan dengan Menteri PKP Maruarar Sirait di Kantor Kementerian PKP, Wisma Mandiri 2, Jakarta, Selasa (22/4/2025) malam. Selain itu, alokasi serupa juga diberikan kepada Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang akan bertugas mengelola SPPG di berbagai daerah.

“Penyalurannya akan dibagi dalam empat zonasi yang telah ditetapkan oleh BP Tapera,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan bahwa program ini bukan pemberian rumah gratis, melainkan rumah subsidi dengan skema pembiayaan ringan melalui FLPP. Ia menyebut uang muka yang dibutuhkan sangat terjangkau, hanya sekitar 1 persen dari harga rumah.

“Ini rumah subsidi, bukan gratis. Uang muka atau down payment (DP)-nya hanya 1 persen, sekitar Rp1,8 juta paling tinggi,” jelas Maruarar.

Program FLPP ini juga menyasar berbagai profesi lain seperti tenaga kesehatan, guru, petani, nelayan, buruh, hingga driver ojek online dan asisten rumah tangga, dengan total puluhan ribu unit rumah yang telah dialokasikan.

Langkah ini menjadi angin segar bagi para pekerja di berbagai sektor, terutama mereka yang selama ini kesulitan memiliki hunian. Dengan skema ringan, impian punya rumah kini terasa semakin dekat dan nyata.

Sumber Berita: lambeturah.co.id

Berita Terkait

Ribuan Kursi SMP Negeri Masih Kosong! SPMB Tahap III Tangsel Resmi Dibuka
Resmi! GP Ansor Gugat SK Perpanjangan Sekda Tangsel ke PTUN, Legalitasnya Kini Diuji
Empat Flyover Perlintasan Sebidang di Banten Diusulkan Ahmad Fauzi, Prioritaskan Serpong, Jombang, Pondok Ranji, dan Pasar Rangkasbitung
Gelap Gulita! 30 Panel Box Lampu Jalan di Tangsel Digondol Maling, Kerugian Tembus Rp50 Juta
Songsong Pemilu 2029, PKN Usulkan Transformasi Digital Demokrasi Lewat E-Voting
Rumah Reyot Warga Pisangan Dibedah, GP Ansor dan BAZNAS Tangsel Tuai Apresiasi
Survei Kepuasan Pemerintah di Atas 70 Persen Dipertanyakan
Dinamai Sambo, Sapi 1,1 Ton Asal Tangerang Dibeli Presiden Prabowo untuk Idul Adha 2026

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 08:16 WIB

Ribuan Kursi SMP Negeri Masih Kosong! SPMB Tahap III Tangsel Resmi Dibuka

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:54 WIB

Resmi! GP Ansor Gugat SK Perpanjangan Sekda Tangsel ke PTUN, Legalitasnya Kini Diuji

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:17 WIB

Empat Flyover Perlintasan Sebidang di Banten Diusulkan Ahmad Fauzi, Prioritaskan Serpong, Jombang, Pondok Ranji, dan Pasar Rangkasbitung

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:58 WIB

Gelap Gulita! 30 Panel Box Lampu Jalan di Tangsel Digondol Maling, Kerugian Tembus Rp50 Juta

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:19 WIB

Songsong Pemilu 2029, PKN Usulkan Transformasi Digital Demokrasi Lewat E-Voting

Berita Terbaru

Info Banten

Pamulang Jadi Wilayah Paling Banyak Perceraian di Tangsel

Sabtu, 15 Agu 2026 - 14:47 WIB