Heboh! Pemkot Tangsel Gelontorkan Rp 50 Miliar untuk Pembebasan Lahan di Sekitar TPA Cipeucang

- Pewarta

Kamis, 11 Desember 2025 - 22:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harian Banten– Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah besar terkait penataan kawasan TPA Cipeucang, Serpong. Tak tanggung-tanggung, sekitar Rp 50 miliar disiapkan dari APBD untuk membebaskan lahan warga di area tersebut.

Anggaran jumbo ini bahkan kini menjadi sorotan, mengingat pembebasan lahan di Cipeucang sudah lama dinilai mendesak akibat kepadatan penduduk di sekitar lokasi pembuangan sampah terbesar di Tangsel itu.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel, Hadi Widodo, mengungkapkan bahwa anggaran Rp 50 miliar tersebut masih dalam tahap perencanaan detail. Pemkot kini tengah menyusun Detail Perencanaan Pengadaan Tanah (DPPT) dan melakukan appraisal untuk menentukan nilai ganti rugi yang layak.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Total sementara sekitar Rp 50 miliar dari APBD. Saat ini kami masih menyusun perencanaan, termasuk DPPT dan appraisal,” ujar Hadi di Serpong, Rabu (10/12/2025).

Menurut Hadi, proses pembebasan lahan tidak mungkin dilakukan sekaligus. Selain karena anggaran yang besar, jumlah kepala keluarga di kawasan terdampak cukup banyak sehingga mekanisme pengadaan tanah harus dilakukan dengan sangat hati-hati.

“Kita lakukan secara bertahap, skala kecil dahulu. Kemudian sisanya pada tahun depan,” jelasnya.

Secara keseluruhan, lahan yang akan dibebaskan mencapai 3 hektare. Dari jumlah itu, sekitar 4.000 meter persegi ditargetkan mulai dieksekusi dalam waktu dekat. Program ini mencakup wilayah di dua RW, yang selama ini bersinggungan langsung dengan aktivitas TPA.

Pembebasan lahan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk menyelesaikan berbagai persoalan di sekitar TPA Cipeucang, mulai dari soal ruang, kenyamanan warga, hingga potensi perluasan fasilitas pengelolaan sampah di masa depan.

“Ada dua RW. KK-nya banyak, jadi memang perlu bertahap,” pungkas Hadi.

Berita Terkait

AutoFlight Sukses Lakukan Pengiriman Teh dengan eVTOL Kelas 2 Ton Pertama di Tiongkok
Ant International, IFC, dan GCash Kembangkan “Sustainability Impact Scorecard” sebagai Inovasi yang Memperluas Akses Pembiayaan UMKM
Laporan IDC: Angka Penjualan Robot Vacuum Dreame Tumbuh Lebih dari 100%, Perkuat Kepemimpinan di Asia Tenggara lewat Peluncuran X60 Ultra
XTransfer Tampilkan Solusi Pembayaran Lintasnegara di INDO INTERTEX & INATEX 2026, Dukung UKM Tekstil
Liu Yifei Jadi “Global Brand Ambassador (Smart Large Home Appliances)”, Dreame Catat Penjualan Impresif di Asia Tenggara
Sigenergy Resmi Melantai di Bursa Efek Hong Kong, Didukung Investor Global Terkemuka
Pedoman Pertama tentang Penanganan Neuropati Perifer untuk Apoteker di Asia Pasifik
CGTN: Pertukaran Budaya Mempererat Hubungan Persahabatan Tiongkok-Vietnam

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 00:08 WIB

AutoFlight Sukses Lakukan Pengiriman Teh dengan eVTOL Kelas 2 Ton Pertama di Tiongkok

Jumat, 17 April 2026 - 23:49 WIB

Ant International, IFC, dan GCash Kembangkan “Sustainability Impact Scorecard” sebagai Inovasi yang Memperluas Akses Pembiayaan UMKM

Jumat, 17 April 2026 - 13:28 WIB

Laporan IDC: Angka Penjualan Robot Vacuum Dreame Tumbuh Lebih dari 100%, Perkuat Kepemimpinan di Asia Tenggara lewat Peluncuran X60 Ultra

Jumat, 17 April 2026 - 12:50 WIB

XTransfer Tampilkan Solusi Pembayaran Lintasnegara di INDO INTERTEX & INATEX 2026, Dukung UKM Tekstil

Jumat, 17 April 2026 - 08:46 WIB

Liu Yifei Jadi “Global Brand Ambassador (Smart Large Home Appliances)”, Dreame Catat Penjualan Impresif di Asia Tenggara

Berita Terbaru