HARIANBANTEN.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menargetkan akan membangun tujuh Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri dalam kurun waktu lima tahun.
Wakil Walikota Tangsel, Pilar Saga Ichsan mengatakan, target pembangunan SMP Negeri baru sudah tersusun dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kalau dalam RPJMD kami dalam lima tahun itu ada tujug SMP Negeri yang dibangun,” kata Pilar, Kamis, 4 Juni 2026.
Pada tahun 2026 ini, Pemkot Tangsel berencana membangun gedung SMP Negeri baru di wilayah Ciputat. Meski demikian ia tak menyebut detail titik lokasinya.
Baca Juga:
InfiMotion Technology Tampil Perdana ke Publik, Pamerkan Kapabilitas Lengkap E-Drive di Wuxi
Pemenang Stevie® Awards for Technology Excellence Tahunan Ketiga Diumumkan
Pilar menjelaskan, nantinya dengan kehadiran jumlah SMP Negeri baru di Kota Tangsel daya tampung siswa yang ingin melanjutkan pendidikan di sekolah negeri menjadi lebih besar.
Berdasarkan catatannya, dalam setiap tahun kurang lebih terdapat 25 ribu lulusan Sekolah Dasar (SD) yang akan melanjutkan ke jenjang SMP.
Baca Juga:
AdaKami Bangun Akses Air Bersih dan Sanitasi Layak untuk Warga Dusun Banjarsari Lampung Selatan
T’way Air Luncurkan Program “Explore Korea, One Destination at a Time”
UOB Asset Management Soroti Ketahanan Ekonomi Global di Tengah Kondisi yang Semakin Tidak Menentu
Sementara SMP Negeri di Tangsel baru ada 24 sekolah dengan daya tampung sekira 10 ribu.
“Karena setiap tahun itu ada angkatan siswa baru itu yang masuk SMP ada 25 ribu siswa,” tuturnya.
Dari total 25 ribu lulusan SD baru, sekitar 12 hingga 15 ribu siswa minat melanjutkan ke SMP Negeri baru, sementara 10 ribu lainnya memilih ke sekolah swasta.
Baca Juga:
Shanxi Gelar Dialog Global tentang Pelestarian Warisan Budaya
LBH GP Ansor Bela Warga Legoso, Minta Pemkot Tangsel Buka Kajian Sebelum Pembongkaran
Nantinya setiap pendaftar SMP Negeri yang tidak lulus akan direkomendasikan untuk melanjutkan ke sekolah swasta pendamping dan akan mendapatkan bantuan pendidikan.
“Yang lima ribu kita alihkan ke beasiswa swasta supaya sama-sama gratis,” pungkasnya.










