Walikota Tangsel Akui Kesulitan Periksa Izin Gudang Pestisida Yang Terbakar

- Pewarta

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Tangerang Selatan - Benyamin Davnie

Walikota Tangerang Selatan - Benyamin Davnie

HARIANBANTEN – Kebakaran gudang pestisida di kawasan pergudangan Taman Tekno, Setu, Kota Tangerang Selatan, menyoroti lemahnya pengawasan industri berisiko tinggi. Selain melalap bangunan, insiden ini diduga mencemari lingkungan, ditandai dengan matinya ikan di Sungai Jaletreng hingga aliran Sungai Cisadane akibat paparan bahan kimia.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian serius dalam Rapat Koordinasi Forkopimda Kota Tangsel di Cilenggang, Serpong, Selasa (10/4). Dalam rapat itu, legalitas serta kelengkapan izin gudang pestisida yang terbakar dipertanyakan, termasuk efektivitas pengawasan pemerintah daerah.

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengakui Pemkot kerap mengalami kesulitan saat hendak melakukan pemeriksaan langsung ke kawasan pergudangan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah ada kewajiban pemeriksaan Sertifikat Laik Fungsi sesuai Perda, tapi kami sering tidak diberi akses untuk masuk,” ujar Benyamin.

Kondisi tersebut membuat Pemkot kesulitan memastikan kepatuhan pengelola gudang terhadap standar keselamatan, kelayakan bangunan, hingga sistem kelistrikan.

Sebagai langkah tegas, Forkopimda sepakat membentuk operasi gabungan bersama Polres, Kejaksaan, dan TNI untuk memeriksa gudang-gudang, khususnya yang menyimpan bahan kimia berbahaya.

Pemeriksaan akan meliputi kelayakan bangunan, jaringan listrik, APAR, serta sistem keamanan, yang idealnya dilakukan dua kali setahun. Pemkot juga akan mendata seluruh industri kimia dan memastikan kepemilikan Sertifikat Laik Fungsi serta AMDAL.

“AMDAL akan kami cek. Jika ada pelanggaran, itu yang akan kami tindak,” tegas Benyamin.

Berita Terkait

Aksi Nekat di Pabrik Nikomas, Pelaku Utama Masih Buron Usai 3 Rekannya Disidang
Gas Subsidi Disulap Jadi LPG 12 Kg! Pertamina Langsung Putus Kontrak Pangkalan Nakal
20 Truk Disalurkan ke Koperasi Merah Putih Cilegon, Harga Pangan Siap Ditekan!
Ruang Kelas Tak Ada, Puluhan Siswa Siswa SD di Pandeglang Belajar di Musala
Pemerintah Siapkan 5 Kampung Nelayan Modern di Tangerang, Ada Pabrik Es!
Legislator PDIP Usul BPJS Digratiskan, Bandingkan Dengan MBG
Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higienis Terancam Ditutup
Detik-Detik Tragis di Daan Mogot: Pemotor Terseret dan Tewas di Tempat

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:29 WIB

Aksi Nekat di Pabrik Nikomas, Pelaku Utama Masih Buron Usai 3 Rekannya Disidang

Jumat, 17 April 2026 - 15:29 WIB

Gas Subsidi Disulap Jadi LPG 12 Kg! Pertamina Langsung Putus Kontrak Pangkalan Nakal

Jumat, 17 April 2026 - 15:29 WIB

20 Truk Disalurkan ke Koperasi Merah Putih Cilegon, Harga Pangan Siap Ditekan!

Jumat, 17 April 2026 - 15:29 WIB

Pemerintah Siapkan 5 Kampung Nelayan Modern di Tangerang, Ada Pabrik Es!

Kamis, 16 April 2026 - 15:50 WIB

Legislator PDIP Usul BPJS Digratiskan, Bandingkan Dengan MBG

Berita Terbaru