HARIANBANTEN – Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengakui pihaknya kesulitan mengawasi kawasan Taman Tekno BSD, Kecamatan Setu yang salah satu bangunan gudang cairan kimia kebakaran pada Senin (9/2/2026) kemarin.
“Tadi dilaporkan oleh dinas teknis bahwa sebetulnya ada kewajiban pemeriksaan sertifikat laik fungsi dari gedung-gedung perkantoran di Kota Tangerang Selatan, karena sudah ada Perda nya. Tapi jujur memang untuk masuk ke pergudangan (Taman Tekno) ini, ini mengalami kesulitan. Makanya tadi dibahas ya tidak dikasih akses masuknya,” ungkap Benyamin.
Benyamin menyembut pemerintah daerah tak dapat leluasa untuk memastikan kelengkapan perizinan pergudangan di wilayah tersebut. Termasuk gudang peptisida yang kini sudah hangus dilalap si jago merah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sulit kita mengakses masuk ke mereka untuk meriksa dokumen, sertifikat laik fungsi, melihat jaringan listrik, sulit. Tidak dikasih aksesnya, tidak dikasih aksesnya,” ucap Benyamin.
Dirinya pun menyebut segera membentuk operasi gabungan bersama aparat penegak hukum untuk menyelesaikan persoalan ini. Operasi gabungan ini guna mencegah hal kebakaran gudang bahan kimia tak terjadi kembali. Ia pun juga memerintahkan dinas terkait untuk mendata keberadaan gudang atau usaha lain yang terdapat kaitannya dengan bahan-bahan kimia.
“Tadi sudah dibahas nanti dengan Polres, nanti dengan Kejaksaan Negeri, nanti dengan TNI ini kita akan lakukan gerakan bersama untuk melakukan pemeriksaan sertifikat laik fungsinya,” tandasnya.
Kawasan Pergudangan Taman Tekno sendiri diketahui berada di wilayah Kecamatan Setu Kota Tangerang Selatan. Kawasan pergudangan tersebut diketahui merupakan areal yang dikembangkan oleh pengembang perumahan Sinarmasland sejak awal tahun 2000an.
Baca Juga:
Aksi Pecah Kaca Mobil di Tangsel, Dompet Hingga Laptop Raib Digondol Pelaku
Niat Bakar Sate, Pemuda Ciputat Malah Terbakar Usai Siram Arang Dengan Bensin
Gravity Game Unite (GGU) Tutup OBT MMORPG PC “Ragnarok Zero: Global” dengan Sukses Besar







