HARIAN BANTEN – Di tengah kebutuhan air bersih yang masih jadi persoalan di sejumlah wilayah, langkah nyata dilakukan Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR) dengan menghadirkan program sambungan air gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.
Perusahaan daerah milik Kabupaten Tangerang ini terus menunjukkan komitmennya dalam pelayanan publik. Melalui program sosial, sambungan air bersih gratis diberikan ke sejumlah titik, termasuk wilayah terdampak Tempat Pembuangan Akhir (TPA) seperti TPA Jatiwaringin di Desa Tanjakan Mekar.
“Kami tidak hanya berfokus pada kinerja Perusahaan tapi juga komitmen untuk manfaat nyata bagi masyarakat melalui program sosial dan kepedulian,” ujar Sofyan Sapar, Selasa (14/5/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, Perumdam TKR juga memperluas bantuan dengan pemasangan sambungan air gratis untuk fasilitas ibadah seperti masjid dan musala, termasuk di kawasan Pondok Permata Rajeg, Kecamatan Rajeg. Bantuan juga menyasar warga terdampak banjir di Kecamatan Kresek melalui distribusi air bersih dan logistik.
“Kami juga sudah memberikan bantuan air bersih dan pemenuhan logistik bagi masyarakat terdampak banjir di Kecamatan Kresek,” terangnya.
Program ini menjadi bagian dari perjalanan panjang pengabdian Perumdam TKR selama lima dekade dalam memastikan akses air bersih tetap terjaga.
“Melayani masyarakat selama lima dekade tentu bukan perjalanan yang mudah,” ujarnya.
Baca Juga:
DPW PKB Banten Sukses Gelar UKK 1, Diikuti 38 Peserta
49 Siswa Cilegon Diduga Keracunan MBG, Dapur Langsung Ditutup!
Siang Jadi Debt Collector, Malam Gasak Motor! Dua Pria Dibekuk di Curug
Ke depan, perusahaan terus berbenah dengan meningkatkan kualitas SDM dan memanfaatkan teknologi modern untuk pelayanan yang lebih optimal.
“Kami juga memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan asli daerah Pemerintah Kabupaten Tangerang yang terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun,” tegasnya.
Langkah Perumdam TKR ini menjadi bukti bahwa pelayanan publik bukan sekadar kewajiban, tetapi juga wujud kepedulian nyata yang langsung dirasakan masyarakat.
Baca Juga:
Warga Tangerang Tewas Setelah Epilepsi Mendadak Kambuh
ASN Pandeglang Tertipu Investasi Aplikasi, Rp200 Juta Raib dalam Sekejap!
Sumber Berita: kabar6.com








