HARIAN BANTEN – Arus perpindahan penduduk ke Provinsi Banten terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Fenomena ini tak lepas dari daya tarik ekonomi yang membuat wilayah ini menjadi tujuan baru para pencari peluang hidup.
Provinsi Banten kini semakin dilirik sebagai destinasi migrasi karena peluang ekonomi yang terus berkembang. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), dalam lima tahun terakhir persentase migrasi penduduk ke Banten mencapai 2,15 persen dari total populasi. Bahkan, jumlah penduduk migran di wilayah ini tercatat mencapai 16,87 persen.
“Tercatat, sekitar 16,87 persen penduduk Banten merupakan penduduk migran,” ucap Andra Soni pada Halalbihalal Ikatan Batak Muslim Provinsi Banten tahun 2026 di Islamic Center Cilegon, Jalan Jombang Masjid, Jombang Wetan, Kota Cilegon, Minggu (19/4/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Andra Soni, kehadiran para pendatang justru memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Mereka datang dengan semangat kerja, keterampilan, serta pengalaman yang beragam, sehingga mampu mendorong perkembangan ekonomi lokal.
“Sehingga banyak yang sukses,” ucapnya.
Ia juga mengapresiasi kegiatan halalbihalal yang mempererat hubungan antarwarga perantauan. Dari kegiatan tersebut diketahui banyak pendatang telah menetap sejak lama dan ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Mereka telah menetap sebelum Provinsi Banten terbentuk,” katanya.
Ketua Ikabamus Provinsi Banten Edison Sitorus menyebut organisasi ini hadir sebagai wadah memperkuat persaudaraan antarwarga Batak Muslim sekaligus meningkatkan kontribusi sosial di masyarakat.
“Bersatu dalam ukhuwah Islamiyah. Meningkatkan silaturahmi karena ada perkumpulan atau persatuannya, serta meningkatkan kontribusi dan terus berkembang,” katanya.
Acara tersebut juga dihadiri Wakil Presiden RI ke-13 Ma’ruf Amin yang menekankan pentingnya persaudaraan tanpa memandang suku dan golongan dalam Islam.
“Apapun suku bangsanya, kalau Islam adalah saudara dalam ukhuwah Islamiyah,” ucapnya.
Ma’ruf Amin turut mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan demi terciptanya perdamaian dan keharmonisan dalam kehidupan berbangsa.
“Karena yang paling mulia di sisi Allah SWT adalah yang paling bertakwa,” pungkasnya.
Fenomena migrasi ke Banten menunjukkan bagaimana kekuatan ekonomi mampu menarik keberagaman masyarakat. Di balik angka-angka tersebut, tersimpan harapan akan kehidupan yang lebih baik sekaligus tantangan menjaga persatuan di tengah perbedaan.
Sumber Berita: gerbangpatriot.com








