Terungkap! Jerome Polin Rugi Rp38 M, Menantea Tutup Permanen

- Pewarta

Senin, 13 April 2026 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN BANTEN – Keputusan mengejutkan datang dari Jerome Polin. Bisnis minuman yang sempat viral, Menantea, resmi ditutup setelah terseret kasus dugaan penipuan dengan kerugian fantastis.

Setelah lima tahun beroperasi sejak April 2021, Menantea milik Jerome Polin dan sang kakak, Jehian Polin, dipastikan berhenti total mulai 25 April. Keputusan ini diambil setelah terungkap adanya kerugian besar yang mencapai Rp38 miliar akibat dugaan pengelolaan keuangan yang tidak transparan oleh rekan bisnis mereka.

“Jerome ketipu bandit franchise 38 miliar. Jadi, Jerome Polin pernah kerjasama dengan sesepuh bisnis fnb buat bikin brand Menantea, Jerome fokus di konten, si partner pegang operasional dan keuangan,” tulis akun X @Makaryo0 yang kemudian dibenarkan Jerome Polin.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Si partner rutin kasih laporan keuangan dalam bentuk excel, dari data itu kondisi keuangan Menantea kelihatan profitable, Jerome ga pernah beneran cek mutasi bank, dia percaya sama data di excel,” lanjutnya.

Selama ini, laporan keuangan yang diberikan selalu menunjukkan kondisi bisnis yang sehat dan menguntungkan. Namun, pada 2023, partner tersebut tiba-tiba mengklaim bahwa keuangan perusahaan memburuk hingga saldo habis, memicu kecurigaan karena bisnis justru tengah berkembang pesat.

“Ternyata uang dari pembeli hak franchise dan keuntungan Menantea dipake oknum itu buat kepentingan pribadi, total 38 miliar dana dari rekening Perusahaan dipindahkan ke rekening pribadi oknum sejak Menantea berdiri,” beber akun tersebut.

“Sebenernya, hasil audit Menantea sudah keluar, dan sudah ketahuan berapa uang yang ditilep, angkanya hampir Rp10 M wkwkw. Dan itu jumlah yang aku dan Bang Jehian keluarin untuk nyelamatin Menantea, untuk cover semua biaya operasional, gaji, bahan baku, ganti rugi, dll,” ungkap Jerome.

“Pelajaran yang sangat penuh air mata, mahal dan berharga. Bersyukur Tuhan ganti berkali-kali lipat lewat usaha kami yang lain,” tutupnya.

Kisah ini menjadi pengingat bahwa kepercayaan dalam bisnis harus selalu diimbangi dengan kontrol yang ketat. Bahkan usaha besar pun bisa runtuh jika pengelolaan keuangan tidak diawasi dengan baik.

Sumber Berita: insertlive.com

Berita Terkait

4 Bulan Tak Cair, Guru Honorer Banten Pertanyakan Nasib Insentif Rp500 Ribu
Satpam Dapur MBG di Ciputat Curi Ribuan Ompreng, Diduga Buat Beli Narkoba
Terungkap! Ini Alasan Kantor Kelurahan Rawa Buntu Dipindah
Wagub Banten: APBD Kabupaten Tangerang Hampir Lampaui APBD Provinsi
Kapolres Tangsel Bantah Anak Buahnya Terlibat Penyalahgunaan Narkoba
Ditangkap Bareskrim, Status Kasat Narkoba Polres Tangsel Tunggu Keputusan PMJ
KUA-PPAS Disepakati, APBD Tangsel 2027 Diproyeksikan Rp4,96 Triliun
Geger! Bareskrim Tangkap Kasat Narkoba Polres Tangsel Bersama Enam Anggota

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:46 WIB

4 Bulan Tak Cair, Guru Honorer Banten Pertanyakan Nasib Insentif Rp500 Ribu

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:26 WIB

Satpam Dapur MBG di Ciputat Curi Ribuan Ompreng, Diduga Buat Beli Narkoba

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:44 WIB

Terungkap! Ini Alasan Kantor Kelurahan Rawa Buntu Dipindah

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:30 WIB

Wagub Banten: APBD Kabupaten Tangerang Hampir Lampaui APBD Provinsi

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:45 WIB

Kapolres Tangsel Bantah Anak Buahnya Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Berita Terbaru

Info Banten

Terungkap! Ini Alasan Kantor Kelurahan Rawa Buntu Dipindah

Selasa, 28 Jul 2026 - 16:44 WIB

Info Banten

Wagub Banten: APBD Kabupaten Tangerang Hampir Lampaui APBD Provinsi

Selasa, 28 Jul 2026 - 12:30 WIB