Kader Banser Dianiaya Usai Pengajian Habib Bahar, Ansor Tangerang Angkat Suara

- Pewarta

Rabu, 24 September 2025 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harian Banten – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kota Tangerang mengecam keras penganiayaan yang dialami kader Barisan Ansor Serbaguna (Banser) bernama Rida usai menghadiri pengajian Habib Bahar Bin Smith di Kota Tangerang, Minggu (21/9/2025).

Ketua PC GP Ansor Kota Tangerang, H. Midyani, SH., M.Kn., mendesak Kapolres Metro Tangerang Kota untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut dan menindak semua pelaku tanpa pandang bulu.

“Penganiayaan terhadap kader Banser adalah tindakan biadab yang mencederai nilai kemanusiaan dan merusak persatuan. Kami mendesak Kapolres agar bertindak cepat, usut tuntas, dan hukum semua pelaku,” tegas Midyani.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan saksi, insiden bermula ketika Rida hendak bersalaman dengan Habib Bahar setelah acara pengajian. Namun langkahnya dicegah oleh pengawal dengan tuduhan hendak “menyolok mata” Habib Bahar. Tuduhan itu langsung memicu keributan.

Rida kemudian ditarik dan dikeroyok sejumlah orang. Ia menerima pukulan dan tendangan bertubi-tubi hingga terjatuh. Selain itu, telepon genggam dan sepeda motor miliknya juga ditahan oleh panitia.

Akibat pengeroyokan tersebut, Rida mengalami luka memar serius dan harus dilarikan ke RSUD Kabupaten Tangerang. Keluarga korban sudah melaporkan kasus ini ke Polres Metro Tangerang dengan pendampingan LBH Ansor Banten.

Sikap Ansor

Midyani menegaskan, PC GP Ansor Kota Tangerang tidak akan tinggal diam. Pihaknya siap melakukan langkah advokasi hukum, berkoordinasi dengan aparat, serta mengawal kasus ini hingga para pelaku benar-benar diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Kami percaya aparat kepolisian dapat bertindak profesional. Jika kasus ini dibiarkan, maka akan menjadi preseden buruk dan mengancam keamanan sosial. Banser tidak boleh diperlakukan semena-mena,” tambah Midyani.

Selain itu, PC GP Ansor menyerukan kepada seluruh kader Ansor dan Banser di Kota Tangerang untuk tetap solid, menjaga kondusivitas, serta tidak terpancing provokasi, namun tetap waspada dan siap membela marwah organisasi.

Berita Terkait

14 Siswi SMPN 10 Tangsel Korban Perundungan Akan Dapat Pendampingan Psikologis
Dindikbud Tangsel Dalami Dugaan Perundungan 14 Siswi SMPN 10, Sekolah Masih Lakukan Investigasi
Tiang Beton di Jalan Serpong Roboh, Diduga Gegara Kabel Ketarik Truk
Rano Alfath dan DPC PKB Tangsel Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Buaran
14 Siswi SMP di Tangsel Diduga Dibully Kakak Kelas, Dipaksa Minum Racikan Kopi Campur Saus
Nekat Beraksi Pagi Hari, Seorang Pria Jambret Kalung Emak-emak di Pamulang
31.052 Meter Tanah di TPA Cipeucang Akan Dibebaskan, Pembayaran Ditargetkan Rampung Desember 2026
DPRD Tangsel Dorong Warga Serpong Lagoon Segera Tuntut Kompensasi Buntut Muntaber Massal

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:08 WIB

14 Siswi SMPN 10 Tangsel Korban Perundungan Akan Dapat Pendampingan Psikologis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Dindikbud Tangsel Dalami Dugaan Perundungan 14 Siswi SMPN 10, Sekolah Masih Lakukan Investigasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Tiang Beton di Jalan Serpong Roboh, Diduga Gegara Kabel Ketarik Truk

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Rano Alfath dan DPC PKB Tangsel Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Buaran

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:52 WIB

14 Siswi SMP di Tangsel Diduga Dibully Kakak Kelas, Dipaksa Minum Racikan Kopi Campur Saus

Berita Terbaru